Viral… !!! Pegawai LPSE Ketapang Diciduk Krimsus Polda Kalbar

Ruang Kantor LPSE di komplek Kantor Bupati Ketapang terpantau lengang

 

Ketapang, Kalbar – Beritainvestigasi.com. Beredar informasi sebanyak 4 orang pegawai di Kantor Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Ketapang diciduk Satuan Kriminal Khusus(Satkrimsus) Polda Kalbar, pada Rabu(21/09/2022).

Isu yang berkembang dari informasi yang dihimpun Beritainvestigasi.com, bahwa ke-4 ASN pegawai LPSE tersebut di gelandang ke Mapolres Ketapang sekira pukul 16.10 Wib, lantaran diduga dalam kaitan lelang Proyek.

Berita mengenai dugaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) awalnya diketahui dari informasi yang beredar melalui aplikasi pesan WhatsApp dan viral di berbagai media online maupun media sosial, khususnya di kalangan masyarakat Kota Ketapang.

Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Muhammad Yasin saat di konfirmasi awak media mengatakan, pihaknya tidak bisa menerangkan rincian peristiwa tersebut, sebab perkara tersebut ditangani oleh tim dari Polda Kalbar.

“Iya, itu dari Polda, tapi saya tidak bisa merinci terkait apa dan masalah apa. Kita hanya menyediakan tempat saja.untuk penanganan kasus ini dari Polda yang tangani,” ujar M Yasin, Rabu (21/09/22).

Pantauan media dilapangan,di gedung LPSE Ketapang yang terletak di komplek kantor Bupati pada sore itu terlihat sepi tanpa ada aktivitas. Lantas karena semua pegawai telah pulang dan sejumlah ruangan telah terkunci. Serta tak ada tanda– tanda adanya pengamanan( pemasangan police line)oleh polisi layaknya kegiatan OTT.

Sementara itu, dari pantauan di Mapolres Ketapang di ruangan satuan Reserse dan Kriminal di lantai dua terdapat tiga orang laki – laki berpakaian putih bercelana hitam layaknya pakaian pegawai berada di ruangan unit PPA Polres Ketapang.

Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana,S.I.K., M.H dikonfirmasi, tidak bisa menerangkan secara rinci, lantaran kasus tersebut ditangani tim khusus dari Polda Kalbar.

” Krimsus yang tangani mas,” jelas Kapolres Singkat melalui WhatsApp Kamis(22/09).

Di lain pihak Humas Polda Kalbar di konfirmasi, hingga berita ini diterbitkan belom ada memberikan keterangan.

Penulis: Vr