
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi keberlanjutan roda pemerintahan desa sekaligus penguatan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Kalimantan Barat, khususnya di Desa Tempurukan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jamhuri Amir menegaskan bahwa pelantikan Kepala Desa PAW bukan sekadar seremoni, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan agar kepala desa yang baru dilantik selalu mengedepankan kepentingan masyarakat serta menjalankan pemerintahan desa secara transparan dan akuntabel.
Selain itu, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para Penjabat (Pj) Kepala Desa sebelumnya yang telah mengabdikan diri dan menjalankan tugas dengan baik selama masa transisi kepemimpinan di Desa Tempurukan.
Menurutnya, mutasi maupun penugasan aparatur pemerintahan, baik di tingkat desa maupun kecamatan, merupakan bagian dari dinamika organisasi dan penilaian pimpinan. Ia berharap keberhasilan sejumlah wilayah yang telah menorehkan prestasi dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lain, khususnya di wilayah Kecamatan Muara Pawan dan kawasan utara Kabupaten Ketapang.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga membuka ruang dialog bersama masyarakat. Ia menyerap langsung berbagai aspirasi yang disampaikan oleh kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta tokoh agama.
Jamhuri Amir mengakui bahwa dalam proses perencanaan pembangunan melalui musyawarah desa hingga tingkat kabupaten, masih terdapat aspirasi masyarakat yang belum sepenuhnya terakomodasi. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem penyaluran aspirasi agar lebih tepat sasaran dan berpihak kepada kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa pembangunan di wilayah pedesaan tetap difokuskan pada sektor yang menjadi hajat hidup masyarakat, seperti pertanian, perikanan, dan perkebunan. Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah daerah juga berupaya menghadirkan dukungan sarana dan prasarana untuk meningkatkan produktivitas masyarakat.
Di tengah tantangan efisiensi anggaran akibat kebijakan nasional, pemerintah daerah tetap berupaya menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat guna memperoleh dukungan anggaran, khususnya untuk pembangunan jalan dan infrastruktur pendukung ketahanan pangan.
Sementara itu, Kepala Desa Tempurukan yang baru dilantik, Saparudin, menyampaikan sejumlah usulan prioritas pembangunan desa. Di antaranya perbaikan jembatan menuju fasilitas pendidikan yang kondisinya dinilai sudah memprihatinkan serta penanganan tanggul dan normalisasi saluran air untuk mendukung aktivitas pertanian masyarakat.
Usulan tersebut mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah dan akan ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Tokoh masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut juga menyampaikan dukungan kepada Kepala Desa terpilih serta mengajak seluruh masyarakat untuk kembali bersatu membangun Desa Tempurukan. Ia menekankan bahwa perbedaan pilihan dalam proses demokrasi hendaknya disudahi dan digantikan dengan semangat kebersamaan demi kemajuan desa.
Menutup kegiatan tersebut, Wakil Bupati kembali menegaskan pentingnya pengawasan dalam setiap pelaksanaan pembangunan agar hasilnya benar-benar berkualitas dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Pelantikan Kepala Desa Tempurukan ini diharapkan menjadi awal baru bagi peningkatan pelayanan publik serta percepatan pembangunan desa demi mewujudkan masyarakat yang maju, mandiri, dan sejahtera di Kabupaten Ketapang.
(Red)