Waida dan Kepala Pekon Gunung Meraksa Sampaikan Klarifikasi Terkait Pemberitaan

Lampung, Tanggamus920 Dilihat

Tanggamus, Lampung – Beritainvestigasi.com. Waida, warga Pekon Gunung Meraksa, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus, memberikan klarifikasi terkait beredarnya pemberitaan yang mengaitkan namanya hingga disebut sampai ke tingkat Bupati maupun Gubernur. Rabu (23/09/2025).

Dalam keterangannya, Waida menegaskan, bahwa dirinya tidak pernah melapor kepada Wartawan ataupun pihak manapun mengenai persoalan di pekon. Bahkan, Ia mengaku tidak pernah sekalipun bertemu dengan Wartawan maupun menggunakan media sosial untuk menyampaikan keluhan.

“Saya sehari-hari berada di kebun. Jadi mohon maaf, kalau ada berita yang membuat resah ataupun mengganggu pihak pekon, itu bukan dari saya. Saya menghormati Pak Lurah (Kepala Pekon) dan saya tegaskan, bahwa saya tidak pernah melapor atau menyuruh berita dibuat atas nama saya,” ujar Waida.

Waida juga menjelaskan, bahwa selama ini dirinya pernah menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebanyak tiga kali, dan setelah itu tidak lagi.

“Memang saya pernah dapat BLT tiga kali, setelah itu tidak pernah lagi. Itu saya tanyakan langsung ke Pak Lurah. Jadi sekali lagi saya minta maaf bila ada berita yang menyebut nama saya, itu tidak benar,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Pekon Gunung Meraksa menyambut baik klarifikasi yang disampaikan warganya. Ia berharap dengan adanya penjelasan ini, tidak ada lagi pihak yang salah paham.

“Kami selaku Pemerintah Pekon sangat menghargai klarifikasi dari Bu Waida. Ini sekaligus meluruskan agar masyarakat tidak salah menafsirkan informasi yang beredar. Pekon Gunung Meraksa tetap kondusif dan kami selalu berupaya menjalankan program sesuai aturan,” jelas Kepala Pekon.

Lebih lanjut, Kepala Pekon menjelaskan, bahwa menurut informasi yang sempat beredar di media sosial TikTok, disebutkan bahwa Ibu Waida tidak pernah mendapatkan bantuan apapun selama 10 tahun. Namun setelah dilakukan pengecekan bersama, ternyata terdapat arsip resmi bahwa Waida pernah menerima BLT.

Dari data yang ada, setelah menerima BLT, Waida sempat pindah Kartu Keluarga (KK) ke Pekon Tanjung Begelung, Kecamatan Pulau Panggung, lalu kembali berpindah KK ke Pekon Gunung Meraksa pada tahun 2024. Dalam proses verifikasi, juga ditemukan adanya KK ganda. Pihak Puskesos dan Operator Pekon Gunung Meraksa pun telah bermusyawarah dengan Waida untuk membenahi data kependudukan agar lebih valid dan ter-update.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan tidak ada lagi pihak yang menyalahartikan informasi, serta semua pihak dapat menjaga suasana tetap kondusif di Pekon Gunung Meraksa.