Warga Long Lalang : Bupati Kukar Tutup Mata soal Keluhan Perluasan Jaringan Listrik PLN

Kutai Kartanegara, Kalbar – Beritainvestigasi.com. Kabupaten Kutai Kartanegara yang dinobatkan sebagai Kabupaten terkaya yang memiliki luas wilayah 27.263,10 km² dan luas perairan sekitar 4.097 km².

Kutai Kartanegara kaya akan sumber daya alam, khususnya minyak bumi dan gas alam serta batu bara, namun dibalik kekayaan Sumber Daya Alam ( SDA ) tersebut, sangat disayangkan karena masih banyak masyarakat di pelosok sana yang belum mendapatkan aliran listrik PLN.

Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTB) dari PT Rea Kaltim bekerjasama dengan PT. PLN Persero yang dialirkan untuk 3 kecamatan tersebut diresmikan oleh mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari pada Tanggal 16 april 2015 lalu, di Desa Perdana, Kecamatan Kembang Janggut, Kukar.

Saat itu Rita mengatakan, dengan keberadaan pembangkit listrik Biogas dari limbah sawit, maka warga sekitar di Kecamatan Kembang Janggut dan Tabang bisa menikmati listrik selama 24 jam dan tak perlu lagi menyalakan mesin genset.

Ket: Foto : Puluhan Rumah Warga dipinggir jalan, tidak terlihat kabel jaringan ( JTR ) di sepanjang Tiang Listrik Desa Long Lalang Kec. Tabang Kutai Kartanegara.

Namun hingga kini warga Desa Long Lalang, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur kecewa terhadap Pemerintahan Bupati, Kukar, Edi Damansyah, yang kerap berkunjung di wilayah Tabang seolah menutup mata dengan keluhan warga yang membutuhkan penerangan listrik PLN.

Masyarakat meminta agar Bupati Kukar segera menepati janjinya terkait keluhan penambahan jaringan dan pemasangan baru listrik PLN untuk Warga Desa Long Lalang.

Marten Kaissanan ,Warga Long Lalang RT 01, Sabtu (27/02/2022 ) menyesalkan kinerja PLN UPT Kota Bangun/Perdana yang tidak peduli dengan permohonan Perluasan jaringan listrik warga. Dia mengatakan bahwa Pak Bupati tau persis dengan keadaan kami disini yang sudah lama membutuhkan aliran listrik,separuh warga Long Lalang sudah sekian tahun menggunakan listrik PLN, tapi nasib kami 40 warga ini bagaimana? Surat Rekomendasi dari Pemdes yang diminta oleh Pak Bupati itu sudah beberapa kali kami antar langsung ke Tenggarong, bahkan sampai ke Gubernur. Selasa Tanggal (22/02/2022) kemaren Pak Bupati Kukar juga hadir di Desa Long Lalang untuk Pelantikan Dewan Adat Besar Kecamatan Tabang,tapi beliau gak bicara apa – apa soal listrik,ada 40 warga yang ingin melakukan Pemasangan Baru meteran PLN, termasuk fasilitas umum juga, ada Masjid, Gereja, dan Pusban, tidak ada kabel jaringan JTR terlihat disepanjang tiang listrik Desa Long Lalang yang ada hanya kabel kecil,yang rawan putus dan terbakar miris sekali tiang listrik lewat atap rumah kami bertahun – tahun tapi kami tidak bisa menggunakan arus listrik, ya kita berharap Bupati Kukar kali ini turun tangan untuk memfasilitasi kebutuhan listrik warga.

Manajement PT. PLN Persero UPT Kota Bangun saat dikonfirmasi awak media (27/02/2022) beralasan bahwa tidak adanya ketersediaan Travo sehingga tidak ada perluasan jaringan listrik. Saat ini belum ada kami belum bisa memastikan kapan? singkat Roy.  (Hos H).

Editor : Wesly (Asesor Sertifikasi Kompetensi Wartawan/SKW