
Kukar, Kaltim – Beritainvestigasi.com
Minggu 10/10/2021.
Viralnya pemberitaan terkait PT JMS diduga menunggak membayar iuran BPJS karyawannya, kini telah direspon oleh Hardi, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Kutai Kartanegara, Prov Kaltim.
” Menanggapi masalah tunggakan yang terjadi, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan penelusuran,” kata Hardi kepada awak media ini saat diminta tanggapannya melalui pesan WhatsApp. Minggu (10/10/2021)
Pernyataan tersebut tentu memberikan harapan bagi karyawan yang menginginkan agar haknya dibayar oleh PT JMS sehingga tidak ada hambatan dalam mendapatkan layanan BPJS nantinya.
Benggol, nama samaran, seorang karyawan PT Jaya Mandiri Sukses (JMS) ketika mengetahui telah diresponnya permaslahan BPJS tersebut mengatakan sangat senang.
“Saya sangat senang pak mendengar kabar itu, kami menilai Kepala Dinas Tenaga Kerja memperhatinn nasib kami.
Kami akan tunggu dan tagih bukti ucapan pak Kadis,” ucapnya
Sementara itu, Pimpinan Daerah Lembaga Komando Pemberantasan Korupsi (Lembaga-KPK) Prov. Kaltim, Gunawan, mengapresiasi respon cepat Kepala Dinas Tenaga Kerja Kab. Kukar, Hardi,
” Kita mengapresiasi langkah yang dilakukan Kadisnaker. Akan tetapi jangan hanya kata-kata, yang kita perlukan tindakan nyata,” tutur Gunawan.
” Kita akan pantau, kawal kasus ini,” ungkapnya
Menurut Gunawan, Dinas Tenaga Kerja Kab. Kukar memiliki tanggung jawab penuh terhadap semua permasalahan karyawan yang ada di Kabupaten Kukar ini, termasuk dalam melakukan tindakan atas laporan yang diterima dalam hal melakukan pengawasan, dengan tujuan memperkecil terjadinya upaya penyimpangan maupun upaya menghilangkan hak karyawan yang jelas telah diatur sesuai UUD no 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan dan juga turunannya.
” Permasalahan tunggakan iuran BPJS, peran Dinas Tenaga Kerja sangat penting dalam fungsi pengawasan dan tentunya melalui kordinasi dengan pihak BPJS dalam hal penyelesainnya.
Gunawan juga menjelaskan, dalam waktu dekat ini, team LEMBAGA -K.P.K Prov. Kaltim akan mengunjungi Kantor Dinas Tanaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Kukar guna menyampaikan secara langsung kasus-kasus terkait ketenagakerjaan yang kami (team) himpun di lapangan.
Sampai berita ini ditayangkan, Redaksi belum mendapat konfirmasi dari PT JMS.