
Menyikapi hal tersebut Arifin meminta dengan tegas kepada Pemerintah Kabupaten Bintan untuk mengambil langkah tegas dengan sesingkat-singkatnya sebelum memancing amarah publik. Begitu juga instansi terkait untuk ambil sikap tegas jika segala bentuk aktivitas tersebut tidak memiliki izin yang jelas dan tidak membuka sampai kapanpun jika terbukti ada hal-hal yang tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur tujuan pembangunan bangsa ini. Karna nilai-nilai pendidikan terancam tercidrai sebagai cikal bakal melahirkan sumber daya manusia sebagaimana yang kita harapkan.
Arifin juga menilai hal ini agar menjadi perhatian serius untuk dilakukan kajian strategis baik Pemerintah Pusat maupun daerah agar tujuan pendidikan Nasional yang ingin menjadikan pendidikan beriman dan bertaqwa dan berakhlak mulia dapat diwujudkan.
Atas kejadian ini HMI tegaskan akan memberikan pemantauan dengan serius terhadap persoalan-persoalan di Bintan khsusnya dalam kasus terbaru ini.
( Red )