
Ita Rahayu alias Ita (16) gadis belia yang hilang ditempat kerja(Sumber foto: FB Ita Rahayu)
Kayong Utara, Kalbar – Beritainvestigasi.com. Sejak dikabarkan menghilang ditempat kerja pada 17 Mei 2023 lalu, seorang gadis belia bernama Ita Rahayu(16) hingga kini tak ada kabarnya, membuat orang tua dan keluarga cemas serta berharap segera bisa ditemukan.
Ayah Ita, Aliyanto warga desa Bayu Abang, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Kalbar, yang keseharian sebagai nelayan kecil mengungkapkan rasa kecewanya kepada sang majikan sebut saja H. Urip dan salah seorang terpandang di Kecamatan Teluk Batang karena terkesan lepas tangan dengan hilangnya Ita.
“Sudah lebih dua bulan anak saya tidak ada kabarnya, pak Haji Urip tidak ada informasi seolah lepas tanggungjawab…!!! Kami berharap anak kami bisa segera ditemukan dan pulang ke rumah. Kami sudah tidak tau lagi harus berbuat apa, kami sudah mencari informasi dari teman dan keluarga namun hasilnya nihil, ” ungkap Aliyanto kepada Redaksi Beritainvestigasi. com Senin(31/07/2023).
Iyan(panggilan Aliyanto) berharap, H. Urip dan putranya bisa berupaya untuk menemukan dimana keberadaan anaknya, jangan berdiam tanpa berita.
” Harapan saya, pihak Haji Urip jangan cuma berdiam, tidak ada berita, kalaulah sudah dilaporkan ke Polisi kenapa tidak ada daftar kehilangan yang dikeluarkan oleh kepolisian, apakah memang begini nasib kami orang kecil yang tidak berdaya, ” cetus iyan dengan nada sedih.
Menurut iyan, terakhir dia mendapat kabar bahwa anaknya dibawa kabur oleh orang tak dikenal dari rumah Aprianto, S.H, putra H. Urip yang berdomisili di Kota Pontianak. Yang mana awalnya Ita bekerja di rumah H. Urip di Teluk Batang yang kemudian diboyong ke Pontianak untuk bekerja dengan Apriannto.
” Awalnya Ita bekerja di rumah Haji Urip di Teluk Batang, dan sejak habis lebaran puasa kemaren Ita dibawa ke Pontianak, Haji urip minta izin untuk membawa Ita ke Pontianak, namun sebelumnya saya sudah berpesan agar anak kami dijaga baik-baik, jangan sampai di lepas keluar sendiri, dan jangan izinkan ikut orang yang tak dikenal, ” tutur Aliyanto.
Iyan juga berpesan pada Ita agar segera pulang bila membaca berita ini.
” Pulanglah nak, kami merindukanmu, kakek nya sampai stroke saat mendengar kalau Ita hilang. Kalaupun Ita sudah ada lelaki pilihan ajak pulang agar orang tua tidak bimbang dan bervariasi cari, ” kata Iyan menyudahi.
Aprianto, S.H Lapor Polisi
Pria yang diduga membawa Ita Rahayu kabur pemilik akun Facebook Yohanes Anes(sumber foto: FB Yohanes Anes)
Sebelumnya, Aprianto, S.H kepada media ini menerangkan bahwa perihal kehilangan tersebut sudah dilaporkan ke Polisi, yakni di Polresta Pontianak. Laporan tersebut diterima dan ditandatangani oleh : KANIT SPKT”1″ atas nama Kapolresta Pontianak IPTU WARDOYO, dengan Nomor aduan : 14/V/2023/Resta Ptk/SPK.
Berdasarkan informasi disampaikan Aprianto bahwa Ita Rahayu terakhir diketahui pergi menggunakan Sepeda motor Jenis Suzuki Satria F tanpa Nomor Polisi dengan seorang lelaki yang tidak diketahui identitasnya.
Dari penelusuran rekam jejak story WhatsApp dan Facebook diketahui Ita ada menjalin hubungan dengan seorang lelaki yang berada Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang.
Menurut Aprianto, bahwa dirinya sempat menghubungi Akun Facebook Yohanes Anes yang diduga telah membawa Ita kabur melalui sambungan Messenger, namun messenger Aprianto diblokir oleh pengguna Akun Facebook Yohannes Anes.
” Setelah mengetahui Ita hilang dari rumah, kami mencari kesana kemari tidak ditemukan, dan saya sempat menghubungi lelaki yang diduga membawa Ita Kabur melalui Messenger nya, bahwa saya minta yang bersangkutan segera memulangkan Ita, jika tidak akan saya lapor ke Polisi, namun seketika itu messenger di blokir dan langsung menghapus profil di Akun Facebook nya, ” terang Aprianto Rabu(07/06/2023).
Aprianto juga berharap kepada semua masyarakat yang mungkin mengetahui atau melihat dimana keberadaan Ita Rahayu dengan ciri ciri seperti dalam foto agar dapat menghubungi kantor polisi terdekat atau menghubungi pihak keluarga.
” Harapan kami jika ada yang mengetahui atau pernah melihat ciri-ciri seperti dalam foto agar dapat menghubungi Kantor polisi terdekat atau pihak keluarga dengan nomor: +62 812-6655-3812 atau +62 822-8858-8989, ” tutup Aprianto.
Hingga berita ini diterbitkan kami terus berupaya menggali informasi dan berupaya menghubungi pihak pihak-pihak terkait guna mengetahui perkembangan.
Aprianto, S.H dikonfirmasi ulang terkait perkembangan informasi menyampaikan bahwa belum ada kabar baiknya.
“Kemaren saye ada ketemu angota polresta nya bang, dia bilang belum dapat info dari anggota yang di daerah hulu
Karena mereka sudah menginfokan ke polsek-polsek di sana,” Jelas Aprianto melalui Pesan WhatsApp Selasa(01/08) pagi.
Penulis: Verry.