Hadiri Musrenbang 2024, Kapolsek Kembang Janggut Tegaskan Bahaya Narkoba 

Kutai Kartanegara, Kaltim –  Beritainvestigasi.com. Pemerintah Kecamatan Kembang Janggut gelar kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang ) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2024 dengan Tema “Pengembangan Ekonomi Unggulan Daerah Berbasis Desa dan Kelurahan”, Selasa (21/02/2023).

Kegiatan Musrembang yang digelar di depan Kantor BPU Kecamatan Kembang Janggut dimulai pada pukul 09.00 hingga 16.10 WIB tersebut dihadiri oleh Tim Musrenbang (OPD) Kabupaten Kutai Kartanegara, Camat Kembang Janggut, Muspika Kembang Janggut, Kepala Desa, BPD, Tokoh Agama/Tokoh Masyarakat, Instansi Lintas Sektoral dan Wakil Perusahaan di Sektor Tambang dan Perkebunan

Acara Musrenbang merupakan penyampaian usulan dari 11 Desa yang ada di Kecamatan Kembang Janggut, hasil Imputing Data dari masing-masing desa yang sudah divalidasi oleh Dinas / Mitra Bapeda dan dilanjutkan dengan sesi dialog yang dipandu oleh Camat Kembang Janggut, Tego Yuwono, S.P, M.Si, terkait perioritas pembangunan yang belum tervalidasi untuk diperbaiki kembali.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan penanda tanganan Berita Acara Hasil Kesepakatan Musrenbang Kecamatan Kembang Janggut.

Terakhir, giliran Kapolsek Kecamatan Kembang Janggut, AKP Rehard Sihombing menyampaikan sambutan terkait pentingnya bekerjasama mendukung program pemerintah terutama terkait stunting selain itu dia menghimbau kepada peserta Musrenbang agar transparansi dalam pengerjaan proyek jalan dan jembatan serta berhati – hati terhadap maraknya penipuan online saat ini dan bahaya narkoba bagi generasi di Kembang Janggut

“Terkait Stunting, kepada perusahaan di sekitar mohon dibantu juga warga kawal program ini, kemudian terkait proyek jalan dan jembatan mohon kepada Bapak- bapak Perangkat Daerah agar diperhatikan kontraktornya agar memasang plang anggaran karena kita tidak tau ini proyeknya siapa anggaranya berapa, selanjutnya penipuan online sekarang lagi ramai tolong jangan sampai percaya kepada orang yang mengaku – ngaku kenal kita lalu meminta transfer uang dan sebagainya,” ucap Rehard ,

Lanjutnya, terakhir terkait bahaya Narkoba, selama masuk disini saya sudah menangkap 36 poket narkoba yang telah kami amankan di Desa Muai.

“Tolong jaga anak – anak kita himbau warga kita jangan sampai anak- anak kita terlibat masalah narkoba, saya berharap bapak/ibu semua mau bekerja sama tolong laporkan kepada kami, yang jelas kami merah putih akan menindak tegas kalo urusan narkoba dan saya gak ada kompromi saya tegaskan begitu karena Sumber Daya Manusia (SDM) kedepan akan tergerus, soalnya kalau sudah terjerat itu tidak bisa kita sesali lagi jadi sebelum terlambat lebih baik kita jaga lebih awal,” tegas AKP Rehard (Hos).

Editor : Wesly (Asesor Sertifikasi Kompetensi Wartawan/SKW).