Ketua LSM Gakorpan Prov. Riau Berduka, Bibi yang Disayanginya Meninggal Dunia

Langkat, Sumut – Beritainvestigasi.com. Duka mendalam dirasakan Ketua LSM Gerakan Anti Korupsi dan Penyelamatan Aset Negara (Gakorpan) Prov. Riau, Rahmad Panggabean, atas meninggalnya Almarhumah Risma Br. Pakpahan (Op Fransiska boru) yang merupakan Nantulang (Bibi) dari Rahmad Panggabean, pada Senin (08/06/2026) sekira pukul 05.00 WIB di RS Delia Kec. Selesai, Kab Langkat, Sumut.

Dengan menempuh perjalanan kurang lebih 20 jam dari Kota Pekanbaru, Rahmad akhirnya masih dapat melihat dan mengikuti acara adat pemakaman Almarhumah Risma Br. Pakpahan (Op. Fransiska boru) yang merupakan istri dari Bapak Jospen Limbong.

Ditemui usai acara adat pemakaman, Kamis (11/06/2026), Rahmad mengungkapkan, bahwa Almahumah meninggal di usia 72 tahun dan meninggalkan seorang suami (Jospen Limbong-red), 4 orang anak laki-laki, 5 orang anak peremuan, 9 orang Menantu serta 26 orang cucu.

“Saya sangat kehilangan Nantulang ini. Saya datang dari Pekanbaru agar dapat melihat almarhumah untuk yang terakhir kali,” ucap Rahmad.

“Atas nama orang tua (Ibu) yang tidak dapat datang karena sudah tua dan seluruh keluarga besar yang ada di Pekanbaru mengucapkan turut berduka cita. Semoga Almarhumah ditempatkan di sisi Bapa di Surga. Dan kepada Keluarga Besar yang ditinggalkan Nantulang ini, semoga sabar dan ikhlas karena ini jalan yang terbaik dari Tuhan untuk kita,” ucap Rahmad

Lanjutnya, Almarhumah meninggal setelah beberapa hari dirawat di RS Delia Kec Selesai Kab Langkat Medan Sumut dan langsung dibawa ke Rumah Duka di Dusun Pardomuan Nauli, Desa Selayang, Kec Selesai, Kab Langkat Medan, Sumut.

“Setelah melalui beberapa prosesi Agama dan Adat sesuai tradisi yang berlaku bagi Suku Batak, tadi pukul 18.30 WIB, Almarhumah Opung Fransiska boru ( Risma Br Pakpahan-red) dikebumikan di tempat peristirahatan terakhir yang telah disediakan keluarga,” ujar Rahmad di rumah duka, Kamis (11/06/2026).

“Selama acara prosesi mulai dari meninggal dunia, semua keluarga mulai dari Bona Tulang, Tulang, Hula-Hula, Family, Perkumpulan Marga, Pemerintah setempat, Pengurus Gereja, handai tolan dan seluruh tetangga menyampaikan turut berdukacita dengan penuh kesedihan. Karena, menurut mereka bahwa Oppung Fransiska boru Pakpahan (Risma br Pakpahan) adalah seorang ibu yang baik, suka bercanda dan selalu menjadi tauladan, suka memberi nasehat,” katanya.

Diceritakan Rahmad, semasa hidupnya Oppung Fransiska boru Pakpahan ini adalah seorang wanita yang sangat tangguh dan seorang Ibu yang sangat luar biasa memperjuangkan anak-anaknya tanpa mengenal lelah sehingga semua anak-anaknya dapat bersekolah. Catatan: – Nantulang adalah istri dari Tulang yang merupakan saudara laki-laki dari ibu kita. – Oppung/Opung adalah Kakek atau Nenek.