
Sebelumnya diketahui, jalan tersebut roboh pertama kali pada Kamis (09/09/2021), sudah sempat dilakukan perbaikan secara manual oleh warga setempat dengan cara menambal jalan menggunakan batu koral dan tanah.
Camat Sebulu, Edy Fahrudiin, mengatakan, robohnya badan jalan yang merupakan akses jalan poros Tenggarong – Kota Bangun itu membuat jalan tersebut kembali terputus. Akibatnya, kendaraan roda empat tidak bisa melintasi jalan tersebut.
” Saat ini jalan tersebut masih dalam penanganan dinas terkait, dan informasinya jalan itu akan dibangun secara permanen,” tutup Edy.
Sedangkan di TKP, terlihat sudah stanbay 1 unit exavator PC 200 Hitachi yang berupaya melakukan penanganan darurat, guna menjamin alur lalu lintas dapat berjalan. (Gunawan S).