
Kegiatan yang berlangsung Selasa (28/04/2026) itu dihadiri langsung Bupati Ketapang bersama jajaran perangkat daerah. Kehadiran pemerintah dalam momentum keagamaan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga membawa manfaat langsung bagi masyarakat.
Setibanya di lokasi, rombongan Bupati disambut prosesi adat yang sarat makna. Suasana semakin semarak dengan kehadiran tokoh adat dan budaya dari berbagai etnis, seperti Dayak, Jawa, dan Flobamora. Kebersamaan lintas budaya itu mencerminkan kuatnya toleransi, persatuan, dan harmoni sosial di Kecamatan Sungai Melayu Rayak.
Bupati Ketapang menegaskan bahwa perayaan 25 tahun paroki bukan sekadar peringatan perjalanan sebuah lembaga keagamaan, tetapi juga ruang mempererat hubungan pemerintah dengan masyarakat melalui pelayanan langsung.
Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, pemerintah daerah menggelar ramah tamah bersama warga sebagai sarana silaturahmi dan dialog terbuka guna menyerap aspirasi masyarakat.
Sebagai bentuk komitmen pelayanan, sejumlah instansi turut membuka layanan publik di lokasi kegiatan. Dinas Kesehatan memberikan pelayanan kesehatan gratis, sementara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) membuka layanan administrasi kependudukan bagi warga setempat.
Langkah jemput bola itu dinilai penting agar masyarakat di wilayah kecamatan dapat lebih mudah mengakses pelayanan pemerintah tanpa harus datang jauh ke pusat kota.
Bupati juga menilai kegiatan keagamaan seperti Perayaan Syukur Perak memiliki nilai strategis dalam memperkuat kehidupan sosial, menjaga toleransi antarumat beragama, serta merawat harmoni masyarakat.
Menurutnya, pembangunan di Kabupaten Ketapang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek sosial, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pelayanan publik yang merata.
“Kegiatan seperti ini harus terus kita dorong, karena mampu menghadirkan kebersamaan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,”tegas Bupati.
Di akhir kegiatan, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta bersama-sama mendukung pembangunan daerah menuju Ketapang yang maju dan mandiri.(Vr)