Perang Melawan Narkoba Dimulai dari Sekolah, Polres Ketapang Edukasi Ratusan Pelajar MAN

Ketapang, Kalbar– Beritainvestigasi.com. Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus mendukung program pembentukan Kampung Tangguh Bersih Narkoba, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Ketapang terus mengintensifkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.

Salah satu langkah nyata dilakukan melalui kegiatan penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang digelar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Ketapang, Rabu (17/6/2026) pukul 09.00 WIB.

Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut diikuti ratusan siswa, dewan guru, serta jajaran manajemen sekolah. Penyuluhan menghadirkan Kasat Resnarkoba Polres Ketapang yang diwakili oleh Aiptu Syahriel, S.H., bersama tim sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, para peserta diberikan edukasi mendalam mengenai berbagai jenis narkotika, modus operandi jaringan pengedar yang kerap menyasar kalangan pelajar, hingga dampak hukum, sosial, dan kesehatan yang dapat menghancurkan masa depan generasi muda.

Aiptu Syahriel menegaskan bahwa remaja merupakan kelompok yang rentan menjadi sasaran empuk para pelaku peredaran narkoba. Karena itu, edukasi sejak dini menjadi benteng utama dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkotika.

“Remaja adalah fase yang sangat rentan. Para bandar narkoba selalu mencari celah untuk mempengaruhi generasi muda. Melalui penyuluhan ini, kami ingin menanamkan kesadaran dan keberanian kepada para siswa untuk menolak serta melawan segala bentuk penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Menurutnya, perang terhadap narkoba tidak cukup hanya dilakukan melalui penegakan hukum semata, tetapi juga harus diperkuat melalui pendekatan edukatif dan preventif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, terutama lingkungan pendidikan.

Program penyuluhan ini juga menjadi bagian dari strategi Polres Ketapang dalam mempercepat terwujudnya Kampung Tangguh Bersih Narkoba di wilayah hukumnya. Keberhasilan program tersebut, kata dia, sangat bergantung pada sinergi antara aparat penegak hukum, sekolah, keluarga, serta masyarakat.

Sementara itu, pihak MAN 1 Ketapang menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif yang dilakukan Polres Ketapang dalam memberikan edukasi kepada para pelajar. Sekolah menyatakan siap menjadi mitra strategis kepolisian dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas dari pengaruh narkoba.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan pengawasan di lingkungan sekolah, peningkatan pembinaan karakter peserta didik, serta penyisipan materi dan pesan-pesan antinarkoba dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang mendapat antusias tinggi dari para siswa. Acara kemudian ditutup dengan deklarasi bersama pelajar MAN 1 Ketapang untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba serta mendukung terwujudnya generasi muda Ketapang yang sehat, berprestasi, dan bebas narkotika.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bahwa perang melawan narkoba merupakan tanggung jawab bersama. Melalui edukasi yang berkelanjutan dan keterlibatan aktif masyarakat, Polres Ketapang berharap dapat menciptakan lingkungan yang tangguh dalam menghadapi ancaman peredaran gelap narkotika yang terus mengintai generasi penerus bangsa.(Vr)