Dugaan Petugas P2TL Terindikasi Narkoba Berpotensi Menciderai Integritas BUMN, Ini Tanggapan Meneger PLN UP3 Kota Pematangsiantar Saat Dikonfirmasi

Pematangsiantar, Sumatera Utara– Beritainvestigasi.com Kasus penyalahgunaan narkoba yang diduga menjerat salah seorang petugas P2TL atas nama Dian Wahyudi alias DW (nama singkatan), yang diketahui saat ini masi aktif bertugas di Unit PLN UP3 Kota Pematangsiantar saat ini tengah menjadi perhatian publik.

Ramses Manalu, Maneger PLN UP3 Kota Pematangsiantar, pada Rabu siang, 29/4, saat dikonfirmasi media ini menyebut akan menelusuri kebenaran informasi tersebut

” Akan kita telusuri kebenaran informasi tersebut.” sebutnya memberikan keterangan tanpa memberikan penjelasan lebih rinci, saat dikonfimasi awak media ini melalui no wats’up pribadinya

Lain halnya dengan pihak P2TL yang secara langsung membawahi seluruh petugas P2TL

Pria bermarga Nababan selaku menjabat direktur pelaksana P2TL ini justru memilih bungkam tanpa mberikan penjelasan sepatah katapun saat dikonfirmasi media ini melalui pesan wats’up

PT. PLN (Persero) selama ini dikenal secara konsisten mengkampanyekan budaya kerja dengan slogan” AKHLAK” bahkan hal ini pula yang kemudian dijadikan sebagai landasan seluruh aktivitas perusahaan.

Nilai yang terdiri dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif diharapkan menjadi pedoman bagi setiap insan PLN, termasuk seluruh mitra kerja dan tenaga penunjang yang terlibat dalam operasional pelayanan kepada masyarakat.

Mencuatnya permasalahan ini seakan memberikan gambaran kontras, di mana semangat yang digaungkan tersebut seolah hanya berhenti di atas kertas dan materi sosialisasi semata. Guna menghindari paradigma tersebut diharapkan kepada pihak Managemen PLN UP3 Pematangsiantar segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap petugas P2TL, hal ini dinilai penting untuk segera dilakukan guna menjaga kepercayaan masyarakat, serta memastikan integritas BUMN khususnya Unit PLN UP3 Kota Pematangsiantar terawat dengan baik.

Hingga berita terbit, upaya kordinasi  kepada pihak- pihak terkait masi terus dilakukan termasuk kepada pihak Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI. (Red)