
Peresmian ini langsung dipimpin Irvan Faisal Kabag Tanaman Regional II PTPN IV dan langsung menggunting pita sebagai pertanda kegiatan anak-anak yang akan belajar Al Quran secara resmi dilaksanakan.
Irvan mengucapkan terima kasih kepada Manejermen PTPN IV kebun Tinjowan bersama MTSI yang telah peduli untuk peningkatan pendidikan genarasi penerus bangsa ini. Dihadapan awak media irvan menyatakan kebahagiaannya, karena waktu di bah birong ulu, sei kopas dan sawit langkat kami juga membangun rumah Tahfidz. Hanya kekuatan 40% dari kita untuk berbuat, selebihnya kuasa Tuhan.
Tambahnya, kegiatan ini akan didukung dan pasti akan mendapat support MTSI pusat. Banyak cara kita bisa membangun mesjid atau rumah tafiz, semoga membawa berkah dan memberikan kebaikan untuk kebun Tinjowan, ungkapnya.
Abdi mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Regional II PTPN IV yang dihadiri Kabag Tanaman karena sudi hadir dalam peresmian dan pengguntingan pita. Kehadiran Kabag Tanaman kebetulan ada kegiatan kunjungan dinas di kebun tinjowan dan padang matinggi. Dan kami manfaatkan sedikit waktu untuk kabag tanaman untuk meresmikan. Kami juga berterima kasih kepada seluruh para Ustad dan Kaum Afdeling I-VIII yang telah peduli dalam pembangunan rumah tahfidz sebanyak 2 ruang kelas dengan biaya Rp. 161.000.000,- dan sebelumnya kami juga membangun 4 ruang kelas pada tahun lalu dengan biaya Rp. 121.000.000,-. Bangunan ruang kelas ini lebih besar dan memiliki ruang kamar mandi dan toilet yang membuat nyaman para siswa.
Abdi juga mengucapkan terima kasih kepada SPBUN Basis Tinjowan, MTSI dan seluruh karyawan yang beragama muslim yang secara sukarela mau membantu biaya seluruhnya dan dipotong melalui amprah gaji setiap bulannya. Biaya ini merupakan gerakan sosial yang di bawah naungan MTSI. Semoga bangunan kelas berikutnya bisa kita bangun di afdeling lain dan bermanfaat bagi anak-anak karyawan serta terutama masyarakat sekitar kebun. Ada 3 point yang sering saya sampaikan kepada para Ustad, antara lain siap capek, siap rugi dan siap difitnah. Semoga niat ini berjalan dgn baik. Harapan kami semoga terbangun insan murid yg berakhlak. Berdasarkan laporan MTSI bahwa muridnya 85% berasal dari masyarakat sekitar kebun. Harapan kami semoga terbangun insan murid yang berakhlak dan menjadi nilai tambah bagi bumn untuk membantu dunia pendidikan, ungkapnya.
Ustad Daud selaku pengelola rumah Tahfidz yang dihunjuk MTSI Tinjowan menyatakan bangga kepada Pimpinan PTPN IV karena tahun 2023-2024 telah membangun 6 ruang kelas. Saat ini muridnya untuk tingkat MDA 58 orang dan tingkat MTs sebanyak 20 orang. Tujuan dibangun ruang kelas Tahfidz adalah untuk menguasai Alquran dan bertaqwa. Kegiatan dilaksanakan setiap sore setelah selesai di sekolah masing-masing.
Diungkapkan Daud bahwa prestasi yang diraih sejak dibangun tahun 2023 adalah Juara ke 3 (putra/i) hafiz 5 juz Tingkat Kabupaten Simalungun tahun 2024. Dan kami akan mentargetkan siswa/i Tahfizd Tinjowan ke tingkat Nasional dan Internasional.
Keberhasilan Ustad Daud tidak dipandabg sebelah mata karena saat ini sedang mengambil pendidikan S3 di UMM Malang jurusan sosiologi. Dan sebelumnya S2 lulusan perencana wilayah serta S1 Dakwa di Darul Ulum Kisaran.
Kasyudi, SH selaku Sekcam mewakili Camat Ujung Padang, Kabupaten Simalungun, Sumut memberikan rasa hormat dan berterima kasih kepada Manejemen PTPN4 karena turut mencerdaskan kehidupan bangsa dan peduli kepada warga kami di lingkungan kecamatan Ujung Padang ini terutama dunia pendidikan agama. Semoga apa yang menjadi target Perusahaan dapat terwujud dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar kebun juga.
Kegiatan ditutup dengan doa yang dibawakan oleh Ustad Syahrial Sinaga dan makan bersama siswa/i rumah Tahfidz. (Red)