
Hal inilah yang mendasari aksi turun ke jalan di ruas Sepahan–Ulak Medang, tepatnya di Jembatan Sungai Lingkaran, Dusun 1 Tanjung Ping-ping, RT 01, Desa Ulak Medang, Kecamatan Muara Pawan.
Saat melintasi jembatan tersebut dalam perjalanan pulang dari Kecamatan Simpang Hulu, kondisi infrastruktur yang memprihatinkan langsung menarik perhatian. Tanpa ragu, kendaraan dihentikan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) dengan berjalan kaki menyeberangi jembatan guna merasakan langsung realitas yang dihadapi warga setiap hari.
“Hadir di lapangan jauh lebih bermakna daripada sekadar membaca laporan. Saat berdiri di atas jembatan ini, getaran setiap kali kendaraan melintas sangat terasa, dan beberapa titik kerusakan memang memerlukan penanganan segera. Ini menyangkut keselamatan nyawa dan aktivitas harian warga,” ujar Bupati saat dikonfirmasi Minggu(21/06/2026).
Di sela-sela peninjauan, dialog hangat dan spontan terjadi dengan Kepala Desa serta beberapa warga yang tengah melintas. Berbagai keluhan dan kecemasan terungkap, terutama kekhawatiran orang tua saat anak-anak mereka berangkat sekolah, hingga kendala para petani yang harus mengangkut hasil panen di kala cuaca buruk. Aspirasi tulus ini mempertegas urgensi kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Masuk Skala Prioritas RKPD
Merespons keluhan tersebut, pemeriksaan detail langsung dilakukan pada bagian-bagian jembatan yang paling rawan. Pemerintah berkomitmen bahwa pembangunan infrastruktur akan dilakukan secara bertahap dan berkeadilan, dengan menempatkan aspek keselamatan bersama sebagai prioritas tertinggi.
“Kondisi Jembatan Sungai Lingkaran ini akan segera kami masukkan dalam perencanaan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur. Kita akan kawal bersama agar perbaikannya dapat segera direalisasikan,” tegasnya di hadapan warga.
Bukan Sekadar Beton dan Besi
Menurut Bupati,komitmen perbaikan ini ditegaskan bukan sekadar proyek fisik semata, melainkan sebuah tanggung jawab moral untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Memperbaiki jembatan ini adalah upaya nyata agar anak-anak dapat pergi sekolah dengan tenang, kaum ibu beraktivitas tanpa rasa waswas, dan sektor pertanian serta roda perekonomian desa dapat terus berputar tanpa hambatan.
Aspirasi dari warga Ulak Medang kini telah resmi tercatat dalam daftar kebutuhan infrastruktur daerah skala prioritas, yang akan diproses secara adil, transparan, dan akuntabel demi mewujudkan pembangunan yang merata.(Verry).