
Bitung, Sulut – Beritainvestigasi.com.
Pelak saja pabrik pengalengan ikan terbesar di Kota Bitung ini menuai sorotan. Tak hanya itu, warga juga mengecam keras operasional pabrik PT Delta Pasific Indotuna karena tak memperhatikan lingkungan sekitar pabrik.
Pasalnya, limbah sisa-sisa olahan pabrik pengalengan ternyata dibuang ke saluran di belakang pabrik yang berkedudukan di Kelurahan Girian Bawah, Bitung.
Selain itu, aroma busuk yang menyengat ternyata berasal dari limbah sisa olahan pabrik PT Delta Pasific Indotuna (PT Delpi).
Fikri, warga Kelurahan Girian Bawah yang berdomisili dekat dengan pabrik ikan kaleng membenarkan perusahaan tersebut membuang limbahnya ke laut.
“Benar pak, limbah dibuang pada malam hari setiap hari Sabtu dan Minggu,” ungkap Fikri.
“Kadang-kadang saya tidak tahan mencium baunya!,” tutur Fikri sembari menggeleng-geleng kepala.
Upaya konfirmasi dengan Direktur Manager PT Delta Pasific Indotuna, Elyasa belum membuahkan hasil.
Sama halnya dengan General Manajer PT Delta Pasific Indotuna, Helmi Ali juga sulit untuk dikonfirmasi di perusahaan ekspor ikan kaleng tersebut.
“Maaf, Bapak GM (General Manajer) lagi sibuk! Kalau mau ketemu, harus buat janji dulu. Nanti saja ya,” ucap Welfris. (David).
Dikutip dari media mejahijau.com
Editor Wesly Asesor Sertifikasi Kompetensi Wartawan/SKW).