
Sudah penat berteriak akhirnya seluruh cabang olahraga tetap melaksanakan TC dengan merogoh kocek pribadi maupun mengutang kepada rentenir agar capaian terget terlaksana.
Informasi terakhir dana KONI yang besarannya itu hampir dua milyar rupiah masih menyangkut di DPKAD Tanjungpinang, hal ini disebabkan karena pejabat yang menanggani hal ihwal pencairan sering dinas luar makanya terkandaslah pencairan tersebut ungkap pegurus KONI Tanjungpinang.
Ketua KONI Tanjungpinang Adnan berharap agar semua cabor dapat menahan diri karena keterlambatan dana KONI ini, dan sekiranya anggaran sudah cair dipastikan akan di bagikan kepada 26 cabor tersebut tegas Adnan beberapa waktu lalu.