
Ket. Foto : Rio, melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya ke Polres Kota MetroKota Metro, Lampung, Beritainvestigasi.com. Mantan Ketua Pemuda Pancasila (PP) Lampung Timur AS dilaporkan ke Polres Kota Metro atas dugaan penganiayaan terhadap Rio Ellen Nopebrian seorang jurnalis sumaterapost.co yang tak lain masih keluarganya sendiri.
Laporan tersebut tertuang dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi dengan Nomor : STTLP/B/500/XI/2021/SPKT/POLRES METRO/POLDA LAMPUNG tertanggal 20 November 2021.
Menurut keterangan korban, pemicu kejadian ini diawali dengan adanya pemberitaan yang ditulisnya mengenai Kepala Dinas PUPTR Kota Metro, Ir.Eka Arianta yang diakui AS sebagai saudaranya.
Merasa tidak puas atas pemberitaan yang ditulis oleh Rio terkait posisi jabatan Ir. Eka Arianta yang semula adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) yang kini menduduki jabatan Kepala Dinas PUPTR, secara spontan AS menghajar korban dikediaman rumahnya yang berada di Perumnas Jurai Siwo 24 Tejo Agung, Kota Metro, s pada hari Jumat (18/11/2021) sekira pukul 20.30 WIB.
Merasa tidak mendapat pembelaan, Rio kemudian pergi ke RS A. Yani melakukan visum dengan tujuan untuk melaporkan kejadian penganiayaan yang dialaminya.
Sementara itu, Rio sendiri merasa bahwa kejadian pemukulan ini ada unsur kebencian dari Kadis PUPTR yang dengan sengaja diduga telah mengadu domba antara dirinya dengan AS.
” Awalnya kedatangan saya dari awal ke rumah Kadis PUPTR itu baik baik saja bersilaturahmi, tapi kenapa tiba–tiba AS menelpon dan memarahi saya dengan kata kata yang kasar, seolah saya mau menekan Eka Arianta yang diakui masih saudaranya. “Dan saya nggak tau ya saudara dari mana rimbanya, itu aja,” ungkap Rio, menirukan ucapan AS saat itu.
Kemudian, di hari selanjutnya, Sumaterapost.co menayangkan berita tentang perpindahan jabatan Kepala Dinas PUPTR yang ditempati oleh Ir.Eka Arianta. Mengetahui adanya berita tersebut, dan saat Rio berkunjung ke kediaman AS, dengan spontan AS membentak dan menganiayanya dsehingga mengalami memar pada mata bagian sebalah kanan. (Tama)









