Jembatan Ambruk, Kabid Bina Marga PUPR Landak: Akan Segera Dibangun Jembatan Dalurat

 

 

 Rombongan Pelajar Sekolah Dasar melintasi jembatan yang ambruk, tampak mobil dalam posisi tersangkut

 

Landak, Kalbar – Beritainvestigasi.com. Sempat Viral di berbagai media sosial seperti Facebook (FB), Whatsaps dan lainnya, sebuah mobil Strada pengangkut TBS Kelapa Sawit nyaris jatuh ke sungai karena jembatan yang sedang dilaluinya secara tiba-tiba ambruk.

Kejadian tersebut tepatnya berada di Desa Angkanyar, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak pada Minggu (25/09/2022).

Kepala Desa Angkayar, Oton, S.Pd saat dikonfirmasi melalui whatsaps membenarkan adanya kejadian tersebut, bahkan dia(Kades- Red) juga mengirimkan beberapa cuplikan video ke Redaksi Beritainvestigasi.com terkait situasi dan kondisi terkini.

Jembatan darurat yang ambruk beserta mobil yang masih menyangkut 3/4 body mobil sudah ke bawah Jembatan.

“Selama saya menjabat 6 tahun berturut-turut selalu saya usulkan agar Jembatan Angkanyar ini segera dirampungkan,namun hingga selesai masa jabatan saya di periode pertama, jembatan pun tak kunjung selesai,”kata Oton Kepala Desa Angkanyar.

Oton juga menerangkan, bahwa jembatan tersebut sudah sering di lewati Bupati, k6epala Dinas maupun anggota DPRD kabupaten Landak saat kunjungan kerja di desa atas seperti desa Tengguwe, desa Parek, desa Bentiang serta desas Tengon.

“Bahkan seluruh kepala dinas pun sudah pernah lewat dan kunjungi ke desa Angkanyar tapi tak ada respon dalam mengungkapkan hanya janji Jak,”kata nya.

Dikatakan oleh oton, bahwa panjang jembatan kayu yang roboh sekitar 32 meter, sedangkan pondasi kerangka baja yg sudah dibuat 50 meter panjangnya.

“Jembatan itu penghubung dan mobilitas warga di 10 desa mulai dari desa Tengon, Bentiang, Parek,Tenguwe, Sejowet ,kedama, Angkanyar, Sehe Lusur dan Bengawan Ampar serta Muun. Jadi Jembatan tersebut sangatlah vital bagi mobilitas warga dan barang bagi perekonomian warga. Oleh karena itu dengan adanya kejadian ini kita berharap Pemerintah, khususunya dinas PUPR mempriotaskan dan merealisasikannya,”tambah nya

Sementara itu Kabid Bina Marga Dinas PUPR, Adinus,saat dikonfirmasi lewat whatsaps,menyampaikan akan segera ditangani dengan jembatan darurat dulu,sehingga masyarakat bisa melewatinya,seperti mobil dan motor dan aktivitas perekonomian warga tidak terhambat.

“Untuk penanganan jembatan darurat akan segera kita tangani, kalau untuk permanen bangunan atas nya, lagi diusahakan. Mudah-mudahan tahun 2023 bisa terealisasi,”tanggap Adinus Kabid Bina Marga, melalui pesan Whatshap.

Ketua komisi A DPRD Cahyatanus,S.H dari praksi partai Nasdem landak 5,saat diminta tanggapan lewat Whatsaps menyatakan, bahwa jembatan tersebut merupakan di wilayah nya,ia berharap kepada dinas terkait segera buat jembatan darurat sementara.Dan pihak perusahaan yang ada di daerah tersebut agar ambil peran dalam menangani jembatan tersebut, untuk segera turun kan alat berat evaluasi mobil yang jatuh di jembatan itu.

“Saya prihatin dan meminta kepada dinas terkait segera mengambil langkah untuk mengatasi jembatan darurat yang ambluk,saya juga menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati saat melewati jembatan itu.

Kita juga sudah minta pihak perusahaan untuk dapat membantu,mengarahkan alat berat untuk evaluasi di mobil yang masih nyangkut di jembatan itu,dan segera di kerjakan jembatan darurat supaya masyarakat bisa melewatinya,”ungkap Cahyatanus.

 

Penulis: Sungut/Vr


Catatan : Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dengan menggunakan Hak Jawab sebagaimana diatur dalam UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *