
Tanjungpinang – BeritaInvestigasi.com. Pangkalan TNI Angkatan Udara Raja Haji Fisabillah menggelar Bakti Sosial berupa Karya Bakti Kebersihan dalam rangka peringatan Hari Bakti TNI Angkatan Udata ke-76, di Pulau Penyengat Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Kamis (20/7/2023).
Kegiatan Bakti Sosial yang digelar ini dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Raja Haji Fisabilillah Kolonel Nav Arief Budiman.,S.T., PSC(J) didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 13/D.I Lanud Raja Haji Fisabilillah Ny, Novi Arief Budiman dan dihadiri Lurah Penyengat Bapak Candra Agung Lukita beserta tokoh masyarakat Pulau Penyengat.
Adapun kegiatannya meliputi aksi bersih-bersih dan pengecetan yang dilaksanakan di Makam Pahlawan Nasional Raja Haji Fisabilillah dan Jalan di sekitar Pulau Penyengat, di akhiri dengan pembagian paket sembako kepada masyarakat sekitar.
Komandan Lanud Raja Haji Fisabilillah, Kolonel Nav Arief Budiman.,S.T.,PSC(J) mengatakan Bakti Sosial ini adalah salah satu wujud kepedulian TNI Angkatan Udara khususnya Lanud Raja Haji Fisabilillah kepada masyarakat dan termasuk salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-76 Tahun 2023.
“Karya Bakti kali ini dipusatkan di makam Pahlawan Nasional Raja Haji Fisabilillah dan merupakan wujud penghormatan, kecintaan, kepedulian serta dedikasi Lanud Raja Haji Fisabilillah kepada warga masyarakat Pulau Penyengat”.
“Karya Bakti kebersihan makam ini adalah tindakan nyata untuk menjaga dan merawat tempat peristirahatan Pahlawan Nasional kita. Dengan demikian, kita turut berperan dalam pelestarian warisan budaya dan menghormati jasa-jasa para leluhur kita”. Sambung Danlanud RHF.
Pada kesempatan yang sama, Lurah Penyengat Bapak Candra mengucapkan Selamat Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-76 dan menyampaikan terima kasih pada momen penting ini, Pulau Penyengat menjadi salah satu titik rangkaian pelaksanaan Hari Bakti TNI Angkatan Udara.
“mudah-mudahan kegiatan Bakti Sosial ini dapat meningkatkan silaturahmi antara TNI Angkatan Udara dan masyarakat Tanjungpinang, khususnya di Pulau Penyengat,” tuturnya. (*)









