Hari Kelima, Personel Polsek Daik dan Tim Gabungan Terus Berjibaku Padamkan Karhutla di Desa Sungai Besar 

Lingga,Kepri–Beritainvestigasi.com Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Dusun I, Desa Sungai Besar, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, terus dilakukan. Memasuki hari kelima, Selasa (15/9/2026), tim gabungan TNI-Polri, BPBD, Damkar, Satpol PP, serta masyarakat kembali berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap dan bara.

Sejak sekitar pukul 09.00 WIB, tim gabungan melakukan upaya pemadaman terhadap kobaran api yang mulai mendekati kawasan permukiman warga. Petugas menggunakan mesin Robin dan selang air untuk menjangkau titik-titik api yang berada di area lahan terbakar.

Kondisi medan yang cukup sulit membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan secara bertahap. Tim harus menarik mesin menuju lokasi yang memiliki sumber air lebih dekat agar proses penyemprotan dapat dilakukan secara maksimal.

Selain melakukan pemadaman, personel juga menyusuri area lahan sagu untuk memastikan bara api telah padam sekaligus melakukan pendinginan guna mencegah munculnya kembali api.

Namun, sekitar pukul 12.30 WIB, api kembali muncul di beberapa bagian lahan sagu. Tim kemudian kembali melakukan pemadaman menggunakan mesin Robin dan selang air.

Pada sore hingga malam hari, upaya pemadaman terus dilanjutkan. Sekitar pukul 17.20 WIB, tim gabungan melakukan penanganan terhadap titik api di jalan menuju tambak udang yang hampir mendekati akses menuju pondok warga Desa Sungai Besar. Pemadaman dilakukan menggunakan mesin Robin dan secara manual dengan ember.

Setelah beristirahat dan makan malam, sekitar pukul 20.00 WIB tim kembali memasuki area lahan terbakar. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah bara api kembali menyala akibat hembusan angin.

Tim juga melaksanakan pendinginan pada area yang telah berhasil dipadamkan. Sementara terhadap titik api yang berada cukup jauh dan sulit dijangkau, penanganan belum dapat dilakukan secara maksimal karena kondisi malam hari serta keterbatasan penerangan di lokasi.

Sekitar pukul 21.00 WIB, tim melaksanakan konsolidasi bersama masyarakat guna mengevaluasi penanganan hari kelima sekaligus menyusun langkah lanjutan untuk kegiatan pemadaman pada hari berikutnya.

Libatkan Puluhan Personel Gabungan dan Masyarakat

Dalam penanganan karhutla tersebut, sebanyak 82 personel terlibat, terdiri dari 6 personel Polsek Daik Lingga, 3 personel Koramil 05 Daik Lingga, 14 personel Yonif TP 849, 15 personel Damkar Kabupaten Lingga, 4 personel BPBD Kabupaten Lingga, 3 personel TNI AL, 17 personel Satpol PP Kabupaten Lingga, serta 20 masyarakat Desa Sungai Besar.

Selain melakukan pemadaman, tim juga berupaya memutus jalur api untuk mencegah kobaran merembet ke wilayah lainnya. Masyarakat turut membantu membuat akses menuju lokasi sehingga personel dapat lebih mudah menjangkau titik-titik api.

Kapolsek Daik Lingga menyampaikan bahwa penanganan karhutla dilakukan secara bersama-sama dengan mengedepankan keselamatan personel dan masyarakat serta upaya mencegah api meluas ke kawasan permukiman.

Medan Gambut dan Keterbatasan Sumber Air Jadi Kendala

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi lahan yang terbakar berupa area tanah gambut dan rawa kering, ditambah terdapat sejumlah pohon besar yang telah lapuk. Kondisi tersebut menyebabkan bara api masih dapat bertahan dan kembali menyala meskipun telah dilakukan pemadaman.

Proses pemadaman juga menghadapi sejumlah kendala, antara lain sulitnya memperoleh sumber air, kondisi cuaca yang panas, angin yang cukup kencang, titik api yang tersebar di beberapa lokasi, serta keterbatasan peralatan seperti mesin Robin dan selang.

Hingga Selasa (15/9/2026), luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±26 hektare, sementara sekitar ±24 hektare telah berhasil dilakukan pemadaman. Api belum sepenuhnya padam dan masih ditemukan kepulan asap serta bara di sejumlah titik.

Dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Sementara kerugian materiil masih dalam proses pendataan.

Lokasi kebakaran berada di sekitar koordinat -0.061940, 104.613039.

Polsek Daik Lingga bersama unsur terkait terus melakukan monitoring, pengumpulan bahan keterangan, serta koordinasi dengan BPBD, Damkar, Camat Lingga Utara, dan Pemerintah Desa Sungai Besar sebagai bagian dari penanganan dan pengawasan lanjutan.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.

Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.

Humas Polres Lingga

Effendi

Humas Polres Lingga


Catatan : Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dengan menggunakan Hak Jawab sebagaimana diatur dalam UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *