Tak Hanya di Parlemen, Miftah Ilham Perluas Wawasan Pendidikan Islam Lewat Studi Internasional di Malaysia–Thailand

Nasional- Beritainvestigasi.com Menjadi wakil rakyat tidak berarti berhenti belajar. Semangat tersebut ditunjukkan Miftah Ilham, anggota DPRD sekaligus mahasiswa Program Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), melalui keikutsertaannya dalam rangkaian kegiatan akademik internasional di Malaysia dan Thailand.

Rangkaian kegiatan tersebut diikuti bersama Kaprodi Pendidikan Agama Islam (PAI) UMSU serta Wakil Dekan Program Pascasarjana UMSU bidang MPAI.

Pada 29 Agustus 2026, rombongan melaksanakan Comparative Study dan Visiting Lecturer di Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM), Malaysia.

Kegiatan tersebut menjadi momentum akademik untuk memperluas wawasan, bertukar gagasan, sekaligus melihat secara langsung perkembangan pendidikan Islam dan pendidikan tinggi dalam perspektif internasional.

Kehadiran Kaprodi PAI dan Wakil Dekan MPAI dalam kegiatan tersebut turut memberikan pengalaman akademik yang lebih luas kepada mahasiswa. Pendampingan langsung dari pimpinan akademik menunjukkan komitmen UMSU dalam mendorong mahasiswa tidak hanya memahami teori di ruang perkuliahan, tetapi juga memperoleh pengalaman dari lingkungan pendidikan internasional.

Bagi Miftah Ilham, kegiatan tersebut memberikan pengalaman akademik yang sangat berharga.

“Menurut saya, ini merupakan kegiatan yang luar biasa. Kehadiran Kaprodi dan Wakil Dekan secara langsung bersama mahasiswa menunjukkan bahwa pimpinan akademik tidak hanya memberikan arahan dari ruang kampus, tetapi juga hadir mendampingi mahasiswa dalam membuka wawasan di tingkat internasional,” ujar Miftah Ilham.

Menurutnya, pengalaman seperti ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk membandingkan sistem pendidikan, berdiskusi dengan lingkungan akademik yang berbeda, serta mengambil berbagai hal positif yang dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan pendidikan Islam.

Lanjut ke Thailand, Jalankan Pengabdian Internasional

Setelah menyelesaikan agenda di Malaysia, pada 30 Agustus 2026 rombongan melanjutkan perjalanan ke Thailand untuk melaksanakan International Community Service atau pengabdian masyarakat internasional.

Salah satu lokasi kegiatan adalah Bumrungsuksa Boarding School, Khlong Hae, Thailand. Di lokasi tersebut, rombongan berinteraksi langsung dengan lingkungan pendidikan setempat sekaligus memperoleh pengalaman mengenai proses pendidikan dan kehidupan masyarakat Muslim di Thailand.

Kegiatan tersebut menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa karena memberikan kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana pendidikan Islam berkembang dalam lingkungan sosial dan budaya yang berbeda.

Selain melaksanakan kegiatan pengabdian, rombongan juga berkesempatan mengunjungi Khlong Hae Floating Market, salah satu pusat aktivitas masyarakat yang memperlihatkan kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi lokal Thailand.

Bagi Miftah Ilham, pengalaman tersebut semakin memperkaya perspektif yang diperoleh selama mengikuti rangkaian kegiatan internasional.

> “Kita belajar bukan hanya dari buku dan ruang kuliah. Kita juga belajar dari masyarakat, budaya, dan pengalaman langsung. Perjalanan ini memberikan banyak perspektif baru tentang pendidikan dan kehidupan masyarakat di negara lain,” katanya.

UMSU Hadirkan Pengalaman Pendidikan Berwawasan Internasional

Rangkaian Comparative Study, Visiting Lecturer, dan International Community Service tersebut menjadi bagian dari pengalaman pembelajaran yang memberikan wawasan lebih luas kepada mahasiswa.

Program yang dihadirkan melalui lingkungan akademik PAI dan MPAI UMSU tersebut memberikan ruang kepada mahasiswa untuk belajar secara langsung di luar lingkungan kampus.

Tidak hanya mendapatkan wawasan akademik melalui Comparative Study dan Visiting Lecturer, mahasiswa juga memperoleh pengalaman pengabdian masyarakat internasional serta kesempatan mengenal kehidupan sosial dan budaya masyarakat di negara lain.

Kegiatan seperti ini menjadi pengalaman berarti karena mempertemukan teori yang dipelajari di perkuliahan dengan realitas pendidikan dan kehidupan masyarakat secara langsung.

Bagi Miftah Ilham, keberadaan program tersebut memberikan warna tersendiri dalam proses pendidikan di tingkat magister.

> “Kegiatan seperti ini memberikan pengalaman yang berbeda bagi mahasiswa. Kita tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga diberi kesempatan untuk melihat langsung dunia pendidikan di negara lain, berinteraksi dengan masyarakat dan mendapatkan pengalaman pengabdian. Tentu ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan tersebut juga memperlihatkan bagaimana pendidikan tinggi dapat membuka ruang pembelajaran yang lebih luas melalui pengalaman internasional. Kehadiran Kaprodi PAI dan Wakil Dekan MPAI dalam kegiatan turut memperkuat proses pendampingan akademik serta memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar langsung dalam suasana pendidikan dan budaya yang berbeda.

Rangkaian kegiatan pada 29–30 Agustus 2026 tersebut menjadi perpaduan antara pembelajaran akademik, pertukaran wawasan, pengabdian masyarakat, dan pengalaman lintas budaya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi gambaran bahwa pendidikan Islam memiliki ruang yang luas untuk terus berkembang, membangun jejaring internasional, dan mengambil inspirasi dari berbagai pengalaman pendidikan di dunia.

Dari ruang akademik di Malaysia hingga pengabdian di Thailand, perjalanan tersebut menjadi bagian dari proses belajar untuk melihat dunia lebih luas, memperkaya wawasan, serta mendorong pendidikan Islam agar semakin terbuka terhadap perkembangan global. (Red)


Catatan : Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dengan menggunakan Hak Jawab sebagaimana diatur dalam UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *