
Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa pelantikan bukan sekadar pergantian posisi atau penempatan jabatan biasa. Di dalamnya terdapat amanah, tanggung jawab, dan kepercayaan besar yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan.
”Selamat kepada seluruh pejabat yang menerima amanah baru. Rotasi, mutasi, penyegaran, maupun promosi merupakan bagian dari kebutuhan organisasi untuk memastikan roda pemerintahan berjalan semakin baik dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa seluruh proses pengisian maupun perubahan jabatan telah melalui tahapan ketat sesuai mekanisme yang diatur, mulai dari pembahasan di Baperjakat hingga mendapatkan pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Karena itu, fokus utama para pejabat setelah dilantik adalah pengabdian dan kinerja nyata.
”Saya selalu menegaskan bahwa jabatan adalah amanah, bukan hak. Amanah itu harus dijaga dengan integritas, dedikasi, dan kerja nyata. Kepercayaan yang diberikan harus dibalas dengan kinerja yang dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” tegasnya.
Menanggapi dinamika maupun opini publik yang berkembang, Bupati meminta seluruh jajaran untuk tidak merespons secara berlebihan melalui kata-kata, melainkan memberikan pembuktian lewat hasil kerja di lapangan.
”Jawab dengan kerja. Tunjukkan kepada masyarakat bahwa amanah yang diberikan mampu diterjemahkan menjadi pelayanan yang lebih baik, penyelesaian persoalan yang lebih cepat, dan kehadiran pemerintah yang benar-benar dirasakan manfaatnya,” tambahnya.
Bupati juga meminta para pejabat memiliki kepekaan serta respons cepat terhadap setiap persoalan di wilayah tugas masing-masing tanpa menunggu masalah membesar. Langkah cepat dalam mendengar keluhan warga, meninjau lapangan, dan berkoordinasi mencari solusi menjadi kunci keberhasilan pelayanan publik.
”Ukuran keberhasilan seorang pejabat bukan hanya tertib administrasi, tetapi juga sejauh mana kehadiran pemerintah mampu memberikan manfaat, rasa keadilan, dan pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.
Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Ketapang berkomitmen membangun budaya kerja yang responsif, bertanggung jawab, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik demi mewujudkan visi “Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang Maju dan Mandiri”.(Verry)