oleh

Camat Gunung Labuhan Hadiri dan Dukung Tradisi Kesenian Pencak Silat TTKKDH

Way Kanan, Lampung – Beritainvestigasi.com. Kayanya Tradisi dan Adat Budaya yg ada di Indonesia memang tak diragukan lagi dan sudah di akui dunia. Beragam Tradisi yang ada salah satunya yaitu tradisi Keceran.

Keceran merupakan bagian tradisi dari perguruan Pencak Silat TTKDH yang Mayoritas anggotanya terdiri dari Suku Sunda. Dimana kegiatan ini diadakan satu tahun sekali bertepatan dgn hari lahirnya Pencak Silat TTKKDH dan bersamaan dengnn memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan di kediaman Bapak Kanil Pimpinan Pencak Silat TTKKDH di Kampung Bengkulu, Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Waykanan. Kamis (21/10/2021).

Yang mana ritual Keceran tersebut membersihkan pandangan mata dan mempertajam penglihatan bagi Murid yg bergabung di Pencak Silat TTKDH dan bagi suku Sunda dipercaya bisa mengobati penglihatan kita dengan cara meneteskan air bening yang disertai Senjata Pusaka berupa Belati yang sangat tajam dibalut dengan daun Sirih Oleh Bapak Kanil, dan tak ketinggalan mata Camat Gunung Labuhan pun ikut di Kecer.

Acara Keceran inipun dihadiri Radyus Oktorisa selaku Camat Gunung Labuhan, Perwakilan dari Kepala Kampung Bengkulu Ketua Pencak Silat TTKKDH Kabupaten Waykanan yang diwakili oleh Bpk Tohari, Tokoh Masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Acara ini dimeriahkan dengan pertunjukan Gendang Pencak dari Perguruan Silat TTKKDH/Macan Putih Kampung Bengkulu, yang mana pertunjukannya sangat menghibur tamu undangan dan para penonton.

“Saya sangat mendukung adanya perguruan silat TTKKDH yang ada di Kecamatan Gunung Labuhan ini, yang mana kita ketahui Kabupaten Waykanan ini banyak Suku dan Agama, otomatis Tradisi dan Adat Budayanya pun banyak, ya salah satunya ritual Keceran yang ada di Perguruan Silat TTKKDH ini, dimana anggotanya mayoritas dari suku Sunda khususnya di Kampung Bengkulu Kecamatan Gunung Labuhan ini,”.ucap Camat di sela-sela sambutannya.

“Harapan saya Perguruan Silat TTKKDH ini bisa lebih mempererat tali silaturahmi antar Suku, Budaya dan Agama yang ada, khususnya di Kecamatan Gunung Labuhan ini dan umumnya di Kabupaten Waykanan,” tuturnya.

Menurut Bapak Kanil, dirinya sangat berterimakasih kepada seluruh tamu undangan yang menyempatkan diri untuk hadir dalam acara ini, khususnya Camat Gunung Labuhan yang menyempatkan diri untuk hadir dan ikut mendukung Kesenian Budaya ini.

“Saya Sangat berterima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah ikut mensukseskan acara kami ini, dan suatu kebanggaan tersendiri bagi kami karena Bapak Radyus Oktorisa selaku Camat Gunung Labuhan berkenan hadir dan ikut mendukung di kesenian kita ini,” ucap Kanil yang biasa akrab dipanggil Abah ini.  (Feri Nando).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed