H. Aprozi Alam Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI kepada Masyarakat Desa Aji Kagungan, Lampung Utara

Lampung Utara, Lampung- Beritainvestigasi.com Anggota MPR RI dari Daerah Pemilihan Lampung II, H. Aprozi Alam, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama masyarakat Desa Aji Kagungan, Kecamatan Abung Kunang, Kabupaten Lampung Utara, pada Rabu, 30 September 2026.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai fundamental dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika. (MPR RI)

Dalam kesempatan tersebut, H. Aprozi Alam menekankan bahwa nilai-nilai kebangsaan tidak cukup hanya dihafalkan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga, masyarakat, hingga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Empat Pilar bukan sekadar materi yang kita dengarkan dalam sebuah kegiatan. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai Pancasila, konstitusi, persatuan dalam NKRI, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika benar-benar kita hadirkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar H. Aprozi Alam.

Menurutnya, masyarakat di tingkat desa memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan membangun kehidupan sosial yang harmonis. Perbedaan latar belakang, suku, agama, maupun pandangan tidak seharusnya menjadi alasan untuk terpecah, melainkan menjadi kekuatan untuk membangun daerah secara bersama-sama.

“Lampung Utara adalah bagian penting dari Indonesia yang memiliki keberagaman dan potensi besar. Karena itu, mari kita rawat persaudaraan, gotong royong, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama. Perbedaan jangan menjadi jarak, tetapi menjadi kekuatan untuk membangun,” katanya.

H. Aprozi Alam juga mengajak masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam membangun kehidupan sosial yang berkeadilan serta menjadikan UUD NRI Tahun 1945 sebagai landasan dalam kehidupan bernegara. Sementara itu, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika harus terus dijaga sebagai fondasi persatuan di tengah keberagaman bangsa.

Ia menilai, penguatan wawasan kebangsaan menjadi semakin penting di tengah perkembangan teknologi informasi dan media sosial yang sangat cepat. Masyarakat diharapkan mampu menyaring informasi, tidak mudah terprovokasi, serta mengedepankan dialog dan musyawarah ketika menghadapi perbedaan.

“Kita ingin masyarakat semakin cerdas dalam menghadapi perkembangan zaman. Jangan mudah terpecah oleh informasi yang belum tentu benar. Mari kita kedepankan tabayun, musyawarah, persaudaraan, dan semangat gotong royong,” tutur H. Aprozi Alam.

Kegiatan sosialisasi tersebut juga menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat. Berbagai aspirasi serta pandangan masyarakat disampaikan dalam suasana yang terbuka dan penuh kekeluargaan.

H. Aprozi Alam berharap kegiatan sosialisasi nilai-nilai kebangsaan dapat terus menjadi sarana memperkuat hubungan antara masyarakat dengan wakilnya di parlemen sekaligus meningkatkan kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Mari kita jaga Indonesia mulai dari lingkungan kita masing-masing. Dari desa kita bangun persatuan, dari persatuan kita bangun daerah, dan dari daerah kita bersama-sama membangun Indonesia,” pungkasnya. (Red)


Catatan : Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dengan menggunakan Hak Jawab sebagaimana diatur dalam UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *