Info Pak Menteri ! Tanggapi Pemberitaan Dugaan Aktifitas Lodes di UPT- nya, Kalapas Narkotika Pematangsiantar ” Saya Menyadari kalau saya layak di evaluasi

Simalungun, Sumatera Utara- Beritainvestigasi.com Informasi negatif mengenai Lapas Narkotika Kelas llA Pematangsiantar Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara, belakangan ini kembali hangat diperbincangkan dikalangan media.

Hal ini merupakan dampak dari Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Narkotika kelas IIA Pematangsiantar dibawah kepemimpinan Pujiono Slamet (kalapas), dalam kurun waktu bulan Januari hingga Maret, setidaknya telah 2 kali tersandung isu negatif bisnis penipuan online dan isu peredaran narkoba dan lodes. Dan ini juga berhasil menuai perhatian publik.

Catatan redaksi, yakni pada bulan Januari 2026, sumber kepada media ini mengatakan bahwa salah satu bos penjual Shabu yang namanya tak asing lagi di kalangan napi di lapas tersebut bernama Uban.

Sumber juga dengan gamblang merincikan bahwa Uban ini, dalam menjalankan bisnis haramnya tersebut membentuk jaringan dengan 3 orang anggota

Ada WBP, Nando di Kamar Pattimura 6, lwan di Kamar Pattimura 9, dan Dani di Kamar Pattimura 10. Ketiga napi tersebut juga disebut dijadikan Uban untuk menjalankan bisnis penipuan online miliknya

Sebelumnya, guna verifikasi lanjutan atas informasi tersebut, media ini kemudian mengkonfirmasi secara langsung kepada Pujiono Slamet selaku pimpinan lapas guna memastikan keberadaan sejumlah nama napi yang disebutkan.

Dari keterangan yang didapatkan, Kalapas menyebut bahwa terhadap ketiga WBP tersebut telah dilakukan sanksi penindakan karantina

Sumber tambahan yang enggan menyebut identitasnya yang disinyalir merupakan WBP lapas setempat, juga menyampaikan informasi bahwa WBP Bagas penghuni blok Pattimura lapas setempat juga melakoni bisnis lodes/ penipuan online

Mengejutkannya lagi, sumber juga sempat membeberkan jika Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), M. Kurniawan mengetahui bisnis lodes di dalam lapas

Sayangnya M.Kurniawan, kepala pengamanan lapas hingga saat ini belum berhasil dimintai keterangannya untuk menanggapi informasi tersebut

Pada Jumat, 13/3 pimpinan lapas Pujiono Slamet saat dikonfirmasi perihal ini hingga berita ini terbit tidak memberikan tanggapan, meski diwaktu yang sama sempat merespon informasi yang disampaikan media ini kepada dirinya terkait blok Pattimura pada lapas yang dipimpinnya itu disinyalir dijadikan sejumlah napi tempat menjalankan bisnis penipuan online.

Terbaru, Sabtu, 14/3, Menanggapi link pemberitaan yang dikirimkan redaksi media ini kepada dirinya, Pujiono Slamet (Kalapas)Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar:

” Saya menyadari kalau saya layak di evaluasi.” Ujar Kalapas

Kepala Bidang Penindakan dan Kepatuhan Kanwil DITJENPAS Sumatera Utara Rindra Wardana, saat dimintai tanggapannya atas ucapan Kalapas tersebut hingga berita ini dipublis memilih tidak memberikan tanggapan

Media Beritainvestigasi sebagai Media mitra KEMENKO KUMHAM IMIPAS RI, menekankan akan selalu berkomitmen dalam mendukung kinerja Menteri Imigrasi dibawah kepemimpinan Bapak Agus Adrianto dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang berintegritas. Melalui sistem tata kelola yang maksimal diantaranya dalam melakukan upaya deteksi dini dan responsif terhadap informasi yang berkembang.(Red)


Catatan : Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dengan menggunakan Hak Jawab sebagaimana diatur dalam UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *