Jelang Kegiatan Napak Tilas Disparpora Fasilitasi Diskusi Panitia

 

Ketapang, Kalbar – Beritainvestigasi.com. Guna mensukseskan kegiatan Napak Tilas yang akan dilaksanakan pada 21-28 Oktober mendatang, panitia pelaksana adakan diskusi bersama, bertempat di Aula Kantor Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga(Disparpora) Kamis(14/09/2023).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Panitia Napak Tilas Ir. H. Gusti M. Kamboja, Leonardus Rantan, Kepala Disparpora, H. Junaidi Firawan, Sekretaris Diskominfo Ketapang, dan sejumlah Jurnalis yang ada di Ketapang.

Menurut Gusti Kamboja Napak Tilas akan melalui rute Pelang – Tumbang Titi, Pengancingan, Hulu Sungai Pesaguan dimana kegiatan tersebut sebagai bentuk mengingat sejarah dan penghormatan kepada para pejuang kemerdekaan. Terlebih kebanyakan kegiatan napak tilas ini termasuk kegiatan bersejarah yang memiliki nilai historinya tersendiri.

“Bahkan ada beberapa tempat yang dikeramatkan oleh warga di sekitar tempat napak tilas karena memiliki nilai-nilai bersejarah, seperti di Tumbang Titi, Sungai Pesaguan, Keramat Tanjung Pura dan yang lain nya yang harus dijaga dan dipenuhi oleh masyarakat kabupaten Ketapang, “jelas Ir. H. Gusti Muhammad Kamboja.

Lanjut Gusti Kamboja berharap, agar pihak media juga dapat berperan menyampaikan edukasi kepada publik

” Harapan kami media ikut berperan dalam kegiatan Napak Tilas yang akan dilaksanakan pada 21-28 Oktober mendatang, memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat, ” harap Gusti Kamboja.

Ditempat yang sama, Kepala Disparpora menyampaikan, kegiatan Napak Tilas juga diharap dapat terpublikasi secara luas, bukan hanya di lingkup Kabupaten Ketapang, namun bisa samapai luar daerah.

“Harapan kita acara ini tidak hanya dikenal oleh masyarakat di Kabupaten Ketapang dan Kalbar saja, namun kalau bisa hingga lingkup Nasional bahkan sampai Mancanegara. Kerena itu, peran media sangat dibutuhkan untuk membantu nyebar luaskan informasi melalui media Masing-masing, ” kata H. Junaidi Firawan menambahkan.

“Napak Tilas adalah kegiatan jalan kaki yang dilakukan untuk mengenang berbagai kejadian di masa lalu yang sangat mempengaruhi kehidupan masa kini”.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KKBI)menyebutkan bahwa ” Napak Tilas adalah berjalan kaki dengan menelusuri jalan yang pernah dilalui oleh seseorang, pasukan, dan sebagainya untuk mengenang perjalanan pada masa perang dan atau sejarah masa lalu”.

(Red/team)