
Masyarakat bergotong royong memperbaiki jalan berlobang di ruas jalan Provinsi menggunakan batang kelapa (foto: Kamis pagi)
Kayong Utara, Kalbar – Beritainvestigasi.com Menyikapi jalan yang menjadi tanggung jawab Propinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara semakin hari semakin memperihatinkan.
Hal itu menggugah hati sehingga forum Pengawal Pelaksanaan Pembangunan Kabupaten Kayong Utara(FP3KKU) angkat bicara.
“17 tahun sudah Kayong Utara menjadi sebuah kabupaten di Kalimantan Barat, namun seolah-olah Kayong belum menjadi sebuah kabupaten hal ini di tandai masih banyak infrastruktur yang di rasakan langsung oleh masyarakat, ” ungkap Abdul Rani Kamis(23/05/2024).
Menurut Abdul Rani Ketua FP3KKU belum terpenuhi nya infrastruktur seperti transportasi jalan yang semakin rusak parah seolah-olah Pemerintah Propinsi berdiam diri.
“Sehingga untuk mengatasi kerusakan tersebut masyarakat harus bergotong royong membuat miitting menggunakan material batang Kelapa, agar pengguna jalan dapat melewati. Sementara jalan tersebut merupakan akses perekonomian 3 Kabupaten, yaitu; Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Kayong Utara, dan Kabupaten Ketapang, ” ujar tokoh pemekaran.
Oleh karena itu, masyarakat Kayong Utara berharap Pemerintah Propinsi Kalimantan barat secepatnya memperbaiki minimal lobang- lobang yang menganga besar dapat diatasi.
” Minimal ditimbuni dahulu dengan menggunakan tanah latrit sehingga arus lalu lintas tidak terhambat, lebih-lebih pada saat ambulance membawa orang yang sakit harus menempuh waktu 4 sampai dengan 5 jam baru sampai ke rumah sakit dengan kondisi jalan yang rusak itu, “tegas tokoh yang akrab disapa Pak long Rani.
“Sekali lagi pihak dinas terkait dalam hal ini PUPR propinsi agar turun ke lapangan melihat kondisi jalan di maksud, jangan masyarakat di berikan PHP, tahun anggaran 2024 sudah hampir memasuki semester pertama tetapi belum ada tanda-tanda akan di mulai nya perbaikan, ” pungkas Abdul Rani.
Vr