Launching Calendar Event Pariwisata 2019 Disejalankan dengan Penandatanganan Kerjasama

Tanjungpinang576 Dilihat

Beritainvestigasi.com Tanjungpinang
Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Launching Calendar Event Pariwisata Kota Tanjungpinang Tahun 2019 disejalankan dengan penandatanganan MoU antara PT. Pelindo dan Disparbud Kota Tanjungpinang di Gedung Aisyah Sulaiman, Senin (28/01) sore.

Hadir pada kegiatan tersebut Wakil Walikota Tanjungpinang Rahma, Plt. Disparbud Syafrudin, Ketua LAM Wan Rafiwar, Kepala Direksi Pelindo Hamid Wijaya, dan General Manager (GM) Pelindo C. Tanjungpinang Arif Indra Perdana.

Dalam sambutanya Pelaksana Tugas (Plt) Disparbud Kota Tanjungpinang Syafrudin menyampaikan bahwa calendar event merupakan kepastian akan atraksi-atraksi yang akan disajikan kepada turis nantinya.

“InsayaAllah dengan peluncuran calendar event ini kita sudah dapat suguhkan acara-acara dan atraksi wisata kepada turis baik yang berasal dari dalam negri maupun luar negri,” sebut Syafrudin

Syafrudin, dikesempatan itu juga bersyukur atas terjalinya kerjasama MoU antara Disparbud dan PT. Pelindo untuk mengembangkan kepariwisataan Kota Tanjungpinang

“Semoga dengan penandatanganan MoU ini pengembangan kepariwisataan Kota Tanjungpinang akan lebih maju seperti perkembangan yang mendasar dalam pengembangan pariwisata,” tutur Syafrudin, Plt Disparbud yang baru beberapa hari dilantik.

Wakil Walikota Tanjungpinang Rahma dalam sambutanya juga menyampaikan hal yang sama, dimana, dirinya berharap calendar tersebut mampu meningkatkan kualitas kepariwisataan Tanjungpinang.

“Dalam tiga tahun terakhir pariwisata kita mengalami peningkatan, semoga dengan peluncuran celendar ini peningkatan tersebut bisa terus bertambah,” harap Wakil Walikota Tanjungpinang.

Sementara itu GM PT Pelindo I Tanjungpinang, Arief Indra Perdana dalam sambutannya mengatakan, bahwa selain wisata bahari Tanjungpinang juga berpotensi untuk mengembangan tempat-tempat wisatanya di Kota dengan cara bekerjasama dengan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) setempat.

“Sepeti Kampung Bugis, Senggarang, Dompak itu tempat-tempat yang patut dikembangkan,” jelasnya. (Aman).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *