
Pematangsiantar, Sumatera Utara- Beritainvestigasi.com Baru- baru ini masyarakat kota Pematangsiantar dihebohkan dengan suatu pemandangan tak biasa, yakni sebuah spanduk yang sempat terbentang tepat didepan sekolah mengarah pintu masuk ke sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pematangsiantar yang beralamat di Jalan Singosari no 85, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara. Kamis, 9/10
” MOSI TIDAK PERCAYA, ORANG TUA SISWA DAN GURU MAN PEMATANGSIANTAR TUNTUT KAMAD LINTONG SIRAIT DAN KETUA KOMITE IMRAN IMRAN SIMANJUNTAK UNTUK TRANSFARAN DAN TERBUKA DALAM MENGELOLA DANA BOS, DANA KOMITE
#Lintong Sirait & Imran Simanjuntak adalah saudara ipar ” Demikian tertulis pada sepanduk berukuran sedang itu
Tidak diketahui secara pasti siapa yang memasang spanduk tersebut.
Berdasarkan keterangan dari seorang wanita yang enggan menyebutkan namanya, Senin 6/10/2015 saat ditemui dilokasi dekat dengan sekolah MAN Pematangsiantar mengatakan bahwa spanduk tersebut merupakan bentuk protes dari orangtua murid terhadap sekolah
” Dengar- dengarnya orangtua murid keberatan, karena pihak sekolah ini (MAN/ red) membebankan uang Komite yang dinilai memberatkan orangtua murid, sementara kan adanya pendapatan sekolah dari dana bos” pungkasnya
Ketika ditanya berapa besaran uang komite yang dimaksud, wanita paruh baya itu menyebut Rp 110,000
” Sekarang uang komite per murid kenak Rp 110,000 pak, jadi kalikan aja dengan jumlah seluruh murid udah berapa itu totalnya” sebutnya bernada tanya
Dengan adanya spanduk tersebut, seakan membuka tabir rahasia yang selama ini disimpan rapi dan sangat penting untuk ditelusuri lebih mendalam terkait bagaiamana sebenarnya pengelolaan anggaran di sekolah MAN Pematangsiantar yang megusung motto Madrasah Mandiri Berprestasi tersebut.
Publik kini menujukan harapan kepada Kakan Kemenag Kota Pematangsiantar, dan juga Kakan Kemenang Wilayah Sumatera Utara agar bersikap tegas tanpa melindungi, Hal ini dinilai penting guna membuka sekaligus menepis persepsi negatif ditengah- tengah masyarakat.
Ketua Komite Sekolah, Imran Simanjuntak melalui no wats’ up pribadinya telah dikonfirmasi terkait adanya sepanduk ini pada Rabu, 8/10/2025 14:13 wib, meski terlihat pesan yang dikirimkan kepadanya centang dua, namun hingga berita ini sampai ke meja redaksi, dirinya memilih bungkam.
Dunia pendidikan dewasa ini terus berinovasi dan berbenah dalam meningkatkan mutu, hal tersebut ditopang dengan realisasi anggaran berupa Bantuan Operasional Sekolah (BOS) maupun dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) yang dikucurkan oleh pemerintah kepada setiap sekolah dan tentunya dalam penggunaan anggaran tersebut haruslah dikelola secara baik dan benar sesuai SOP, sehingga kepada pihak sekolah dituntut untuk senantiasa mengedepankan nilai nilai transparansi.(Red)