
Api dengan cepat menghanguskan gedung sekolah Ponpes Nurul Hasani (foto:Abdul Aziz)
Kayong Utara, Kalbar – Beritainvestigasi.com. Masyarakat Teluk Batang dikagetkan kobaran si jago merah yang dengan cepat melahap bagunan gedung fasilitas belajar di Ponpes Nurul Hasani Desa Teluk Batang, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, pada Senin(13/03/2023) dini hari.
Informasi beredar luas di Media Sosial Facebook dan Instagram milik warga Teluk Batang.
Salah seorang pengasuh di Ponpes Nurul Hasani Ustad Abdul Aziz saat dihubungi menerangkan, bahwa kejadian itu sangat cepat saat Santri sedang adzan hendak melaksanakan Sholat, sehingga tidak sempat menghubungi Pemadam Kebakaran.
“Kronologi kejadian kebakaran waktunya sekitar jam 4:50 pas di saat santri adzan dan akan melaksanakan sholat subuh, tiba-tiba nampak kobaran api dari kantor sekolah (mts dan Ma), ” Terang Ustadz Abdul Aziz melalui pesan WhatsApp Senin(13/03/2023) siang.
Menurut Ustadz Abdul Aziz, kemungkinan penyebab kebakaran adalah konsleting listrik atau arus pendek listrik, di tambah material bangunan kantor yang sebagian besar terbuat dari kayu dan banyaknya barang kantor yang mudah terbakar seperti kertas, alat elektronik seperti laptop dan lain-lain sehingga membuat pergerakan api sangat cepat.

Kebakaran yang menyisakan puing-puing bangunan fasilitas sekolah
“Yang terbakar adalah 2 unit kantor MTs dan MA beserta seluruh inventaris nya, dan kerugian diperkirakan mencapai 400 juta rupiah, ” Paparnya.
Dampak dari kejadian tersebut, kegiatan belajar terpaksa diliburkan sementara.
“Kegiatan belajar hari ini sementara diliburkan dan para dewan guru melakukan rapat darurat terkait berjalannya KBM, persiapan menjelang ujian MTs&MA dan mencari solusi terkait dokumentasi dan inventaris yang terbakar dalam kecelakaan ini, ” Ujar Ustadz Abdul Aziz.
Dengan kejadian musibah yang menimpa Ponpes tersebut, pihaknya berharap ada perhatian dari pihak terkait.
“Harapannya kami adanya perhatian dari instansi pendidikan dan sosial, terkait pengadaan ulang sarana dan prasarana pendidikan dan khususnya Kemenag yang menaungi yayasan pendidikan ini, untuk memaklumi dan menfasilitasi proses pemulihan yang akan dilakukan untuk lembaga pendidikan kami, ” Kata Ustadz Abdul Aziz penuh harap.
Penulis: Sandi/Verry
Editor: Wesly(Asesor Sertifikasi Kompetensi Wartawan/SKW)









