Intensitas Hujan Tinggi, Ratusan Rumah di Rokan Hulu Terendam Banjir

Rokan Hulu, Riau – Beritainvestigasi.com. Akibat tingginya intensitas hujan beberapa hari terakhir, mengakibatkan debit air Sungai Batah Lubuh naik hingga meluap. Dampaknya, sebagian wilayah di pusat Ibu Kota Kabupaten Rokan Hulu yakni, Kota Pasir Pengaraian sekitarnya dilanda banjir. Ratusan Rumah Warga pun tergenang air luapan Sungai tersebut.

Dari keterangan warga yang terdampak banjir, naiknya air sungai ke pemukiman warga, puncaknya terjadi pada hari ini Selasa (21/03/2023), sekira pukul 11.00 WIB. Ketinggian air pun mencapai 30 sampai 50 centimeter.

“Naiknya air terpantau sekitar jam 11 siang. Mudah- mudahan air cepat surut,” sebut Dedy, Selasa (21/03/2023) siang.

Sementara itu, Kapolres Rohul, AKBP Pangucap Priyo Soegito bersama personelnya terjun langsung ke lapangan guna melihat langsung situasi banjir. Tim yang dipimpin Kapolres Rohul melakukan pemantauan di beberapa titik, diantaranya di Jalan Tuanku Tambusai, Simpang Supra dan Desa Babussalam, Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu.

“Saat ini, kendaraan roda dua maupun roda empat masih bisa lewat dengan kecepatan rendah. Tetapi, kita tetap mengalihkan arus lalu lintas ke arah Jalan Lingkar KM.4, tembus ke Desa Suka Maju, Kecamatan Rambah,” terang AKBP Pangucap kepada Wartawan.

Lanjut Pangucap, rumah warga yang terdampak banjir berjumlah sekitar ratusan dan sedang dilakukan perbantuan atau upaya Evakuasi ke tempat aman.

“Di Desa Babussalam, Dusun Nogori ada 55 KK, Dusun Darussalam 50 KK dan Dusun Maratogan sebanyak 45 KK, Kelurahan Pasir Pengaraian Lingkungan Tanjung Harapan sebanyak 168 KK. Kemudian di Desa Pematang Berangan, Dusun Tulang Gajah 25 KK, Desa Rambah Tengah Hulu (RTH) Dusun Pawan Hulu 50 KK, Dusun Pawan Hilir 75 KK,” papar Pangucap.

Kapolres menjelaskan bahwa , saat meninjau lokasi banjir, pihaknya langsung melakukan komunikasi dengan Masyarakat, serta meminta pihak PLN agar memadamkan arus listrik, khususnya di lokasi banjir.

“Kita sudah komunikasi, serta berkoordinasi dengan para pihak, juga dengan pihak BPBD dan Perangkat Desa untuk segera mendirikan Posko Banjir bagi masyarakat yang terdampak. Dan, tempat evakuasi yang sudah kita siapkan adalah, Kantor Desa Babussalam, Kantor Perpustakaan dan Arsip, Kantor PMI Rohul dan Taman Kota Pasir Pangaraian. Warga Masyarakat yang terdampak banjir silahkan ke lokasi aman yang disediakan sembari menanti air surut (aman),” pungkas Pangucap, Selasa (21/03/2023) siang.


Catatan : Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dengan menggunakan Hak Jawab sebagaimana diatur dalam UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *