
TANJUNGPINANG – Beritainvestigasi.com Di balik kesibukan dan tanggung jawab sebagai aparat penegak hukum, sosok Bripka Zulhamsyah Putra dari Polresta Tanjungpinang hadir membawa inspirasi lewat aksi sosial bertajuk “Razia Perut Lapar”.(25/2025)
Selama empat tahun terakhir, Bripka Zulhamsyah konsisten menyusuri lorong-lorong kota Tanjungpinang. Dengan hati tulus, ia membagikan makanan, sembako, hingga perlengkapan sekolah kepada warga yang membutuhkan, tanpa membedakan siapa pun.
Apa yang ia lakukan bukan sekadar kegiatan sosial—ini adalah wujud nyata hadirnya Polri yang humanis, sederhana, dan benar-benar peduli.
“Kami sangat bersyukur. Program Razia Perut Lapar ini betul-betul membantu kami yang sedang kesulitan. Bripka Zulhamsyah adalah sosok yang ramah, tidak pernah pilih kasih, dan selalu hadir saat kami membutuhkan,” ujar seorang warga penuh haru.
Tak heran, julukan Polisi Berhati Mulia melekat pada dirinya. Sikap rendah hati dan ketulusannya menjadikan Bripka Zulhamsyah sebagai teladan—bahkan harapan masyarakat sebagai pemimpin masa depan.
“Kami berharap akan ada lebih banyak polisi seperti beliau—yang benar-benar memahami kehidupan rakyat kecil,” tambah warga lainnya.
Namun bagi Bripka Zulhamsyah, semua yang ia lakukan bukan untuk mencari pujian.
“Saya hanya menjadi perpanjangan tangan dari orang-orang baik. Kebaikan itu menular, dan saya hanya ingin ikut menularkannya. Semua kembali pada niat dan doa,” ungkapnya dengan nada penuh keikhlasan.
Aksinya mendapat dukungan penuh dari pimpinan kepolisian. Dalam kesempatan tersebut, Bripka Zulhamsyah menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi, serta seluruh insan media yang ikut mendukung gerak langkahnya.
“Terima kasih atas segala dukungan dan kepercayaannya. Semoga kita semua tetap istiqomah dalam menebar kebaikan,” pungkasnya.
Apa yang dilakukan Bripka Zulhamsyah membuktikan bahwa slogan “Polri untuk Masyarakat” bukan sekadar jargon peringatan HUT ke-79 Bhayangkara, tetapi benar-benar hidup dalam aksi nyata yang menyentuh hati rakyat.Sub:Zul.
(A.Ridwan)















