
Pematangsiantar, Sumatera Utara- Beritainvestigasi.com Puluhan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja KSPSI Siantar/ Simalungun menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PLN UP3 Kota Pematangsiantar. (12/5)
Aksi ini merupakan dampak dari pemutusan hubungan kerja yang dilakukan salah satu perusahaan rekanan PLN UP3 Kota Pematangsiantar sekaligus bentuk keperdulian atau solidaritas antar buruh yang berada diwilayah Siantar/ Simalungun
Dalam orasinya kordinator aksi Abdul Arif Namira Sitanggang menyampaikan beberapa poin yang menjadi tuntutannya, salah satu yang terpenting adalah agar menager PLN UP3 Kota Pematangsiantar dapat kembali mempekerjakan saudari Intan Sari yakni salah seorang buruh pekerja yang diduga diberhentikan sepihak
” Kami menuntut kepada pimpinan PLN UP3 Kota Pematangsiantar, yakni Bapak Maneger PLN UP3 Siantar, Ramses Manalu agar Ibu Sari Intan Siahaan ini yang menjadi korban pemutusan kerja sepihak oleh perusahaan rekanan bapak dapat dipekerjakan kembali pada posisi semula” ujar Arif bernada mendesak
” Bukan hanya itu, kami juga meminta agar pimpinan PLN UP3 Kota Pematangsiantar ini diganti,” sebutnya menambahkan
Sari Intan Siahaan dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa dirinya diberhentikan tanpa melalui proses SP1 dan SP2, tapi langsung SP3 lalu kemudian pemutusan hubungan kerja
” Saya diberhentikan tanpa melalui prosedur yang benar, saya tidak ada diberi SP1, juga tidak ada diberi SP2 malah langsung diberi SP3 lalu disusul surat pemutusan kerja,” sebutnya
Humas PLN UP3 Kota Pematangsiantar Ragil, dalam klarifikasinya mengatakan bahwa pihaknya selaku PLN UP3 Kota Pematangsiantar dalam hal ini tidak memiliki hubungan dengan ibu sari Intan, namun hanya memilki hubungan kontrak dengan PT. Sanobar dan setelah dilakukan kordinasi kepada PT Sanobar bahwa PT. Sanobar telah melakukan pemecatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, selain itu terkait tawaran dari PT Sanobar kepada ibu juga telah ditawarkan kesempatan untuk berkarya kembali, namun kembali itukan Pilihan ibu mau menerima atau tidak menerima. ” Ujar Ragil menjelaskan
Dalam aksinya meski massa aksi sempat mengancam akan melakukan upaya masuk paksa untuk menemui pimpinan UP3 PLN secara langsung, setelah dilakukan negosiasi sejumlah perwakilan massa akhirnya dipersilahkan masuk
KSPSI Siantar/ Simalungun menegaskan bahwa aksi ini bukan yang terakhir. Mereka memastikan akan terus menggelar rangkaian aksi lanjutan hingga ke Kantor Perwakilan PLN dimedan.
Diketahui, PT Sanobar yang dimaksud memiliki idenditas lengkap yaitu PT. Sanobar Gunajaya yakni merupakan salah satu perusahaan Vendor yang bekerja sebagai penyedia jasa tenaga kerja yang ditempatkan dikntor unit pelayanan. (Red)









