Ketapang, Kalbar – Beritainvestigasi.com– Dugaan kasus tabrak lari yang menimpa seorang anak di ruas jalan Sungai Nanjung menuju Kendawangan, Kabupaten Ketapang, menjadi sorotan publik setelah informasi kejadian tersebut viral di media sosial pada Selasa (23/6/2026).
Keluarga korban saat ini tengah berupaya mencari keberadaan pengemudi kendaraan yang diduga terlibat dalam insiden tersebut. Mereka meminta bantuan masyarakat yang mengetahui atau melihat kejadian tersebut agar memberikan informasi guna membantu mengungkap fakta sebenarnya.
Menurut keterangan keluarga korban, hingga saat ini belum ada pihak yang datang untuk memberikan klarifikasi maupun menunjukkan tanggung jawab atas peristiwa yang menyebabkan korban mengalami kecelakaan lalu lintas.
“Kami berharap pengemudi yang diduga terlibat memiliki itikad baik untuk bertanggung jawab. Jika tidak ada penyelesaian secara baik-baik, kami akan menempuh jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar salah satu anggota keluarga korban.
Informasi yang berhasil dihimpun media ini menyebutkan kendaraan yang diduga terkait dalam peristiwa tersebut merupakan Daihatsu Terios berwarna hitam yang tercatat atas nama Anen, warga Dusun Kalibambang, RT 001, Desa Air Upas, Kecamatan Air Upas, Kabupaten Ketapang.
Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan belum terdapat keterangan resmi dari pemilik kendaraan maupun aparat penegak hukum terkait keterlibatan kendaraan tersebut dalam kecelakaan yang dimaksud. Oleh karena itu, seluruh informasi masih memerlukan verifikasi dan pendalaman lebih lanjut.
Dugaan Tabrak Lari Dapat Berujung Pidana
Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pengemudi yang terlibat kecelakaan lalu lintas memiliki kewajiban untuk menghentikan kendaraan, memberikan pertolongan kepada korban, serta melaporkan kejadian kepada pihak berwenang.
Apabila terbukti dengan sengaja meninggalkan korban tanpa memberikan pertolongan, pelaku dapat dikenakan sanksi pidana sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Keluarga korban berharap aparat kepolisian dapat segera melakukan penelusuran dan penyelidikan guna mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut, sehingga korban memperoleh keadilan dan kepastian hukum.
Masyarakat yang memiliki informasi terkaitkejadian maupun keberadaan kendaraan yang diduga terlibat diminta untuk segera melaporkannya kepada pihak kepolisian terdekat.(Red)









