Ketapang, Kalbar – Beritainvestigasi.com. Menjawab kerinduan masyarakat di wilayah pelosok akan infrastruktur yang layak, Pemerintah Kabupaten Ketapang berkomitmen penuh mempercepat pembangunan Jembatan Gantung Desa Sepotong, Kecamatan Sungai Laur.
Komitmen ini ditunjukkan dengan peninjauan langsung ke lokasi guna memastikan perkembangan fisik jembatan yang menjadi tumpuan harapan warga setempat.
Meskipun bentangan utama jembatan belum terhubung sepenuhnya, pondasi utama berupa struktur kepala jembatan (abutment) beton masif telah berdiri kokoh di kedua bibir sungai. Fondasi yang kuat ini menjadi jaminan utama bagi kelanjutan dan keamanan struktur jembatan ke depan.
“Kehadiran abutment ini adalah pondasi awal yang vital. Saya ingin memastikan bahwa setiap tahapan pembangunan di lapangan benar-benar sesuai dengan perencanaan teknis dan standar keamanan yang telah ditetapkan,” ujar Bupati Ketapang di sela-sela peninjauan.
Pembangunan infrastruktur ini dinilai bukan sekadar urusan semen dan beton, melainkan upaya nyata untuk membuka isolasi dan menghidupkan asa masyarakat. Keberadaan jembatan gantung ini sangat strategis untuk memotong rantai kendala geografis yang selama ini menghambat denyut nadi perekonomian serta akses pendidikan anak-anak di Desa Sepotong.
Pemerintah Daerah telah memberikan arahan khusus kepada dinas teknis agar mengawasi pengerjaan ini secara intensif. Dengan dukungan anggaran tahun 2026 yang sudah siap, jembatan ini ditargetkan sudah bisa dilintasi dengan aman oleh warga paling cepat akhir tahun 2026 atau paling lambat awal tahun 2027. Kualitas pengerjaan menjadi harga mati agar bangunan ini kokoh untuk jangka panjang.
“Pemerintah Daerah berkomitmen penuh untuk menuntaskan infrastruktur yang dibutuhkan warga. Kita akan upayakan percepatan agar akses ini bisa segera dinikmati oleh masyarakat Desa Sepotong demi memperlancar mobilitas dan meningkatkan kesejahteraan bersama,” tegasnya.
Aksi turun langsung ke desa-desa seperti ini dinilai sebagai cara terbaik untuk memastikan keadilan pembangunan. Peninjauan ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir demi mewujudkan Kabupaten Ketapang yang inklusif, sebuah rumah besar yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh warganya.(Vr)









