Alex Salah Satu Peserta BPJS Kesehatan Yang Merasa Puas Terhadap Program JKN-KIS

Tanjungpinang572 Dilihat


Beritainvestigasi.com Tanjungpinang, Sama seperti peribahasa, sedia payung sebelum hujan, tidak perlu sakit dahulu untuk mendaftar menjadi peserta JKN-KIS. Tidak ada yang tahu kapan dia akan sakit dan tidak ada yang merencanakan untuk jatuh sakit. Dengan memiliki kartu JKN-KIS, sama dengan memiliki payung kesehatan untuk diri sendiri dan keluarga.

Halini yang dirasakan oleh Alex (38) pemuda asal Tanjungpinang yang sehari-hari bekerja sebagai seorang wiraswasta saat ditemui di took miliknya.

“Saya dan orang tua saya sudah mendaftar sebagai peserta JKN-KIS, pendaftarannya sangat mudah. Tidak seperti asuransi swasta yang harus medical check up terlebih dahulu sebelum mendaftar, sementara untuk mendaftar menjadi peserta JKN-KIS sangat mudah dan semua usia bisa mendaftar JKN-KIS, tua ataupun muda,” ucap Alex.

Menurut Alex, membayar iuran JKN-KIS tepat waktu setiap bulan adalah kewajiban yang harus dia laksanakan sebagai peserta JKN-KIS.

“Walaupun misalnya saat ini kita belum sakit, iuran yang kita bayarkan adalah untuk membantu peserta lain yang sedang sakit. Seperti gotong royong membantu peserta lain yang sedang sakit,” tambah Alex.

Alex bercerita, untuk menghindari keterlambatan membayar iuran setiap bulan, Alex telah mendaftar auto debe untuk iuran dirinya dan keluarganya, sehingga setiap bulan Alex tidak perlu khawatir lupa membayar iuran yang akan mengakibatkan kartunya menjadi non aktif.

“Ibu saya sudah 2x menggunakan kartu JKN-KIS untuk berobat. Awalnya saya takut akan biaya yang besar untuk berobat. Tapi ternyata berkat kartu JKN-KIS semuanya gratis, tidak ada biaya sama sekali, pengobatan Ibu saya berjalan lancar,” ungkap Alex.

Rasa puas terhadap program JKN-KIS menjadi alasan Alex untuk mengajak keluarga besarnya untuk mendaftar sebagai peserta program ini.

“Saya sudah mengajak keluarga saya yang lain untuk mendaftar juga. Karena program ini benar sangat membantu. Justru kita yang rugi kalau tidak bergabung menjadi peserta JKN-KIS.” tutup Alex. (Ap).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *