oleh

Biaya Pemeliharaan Mobil Dinas Lapangan di Dinas LHK Kota Metro, Kemana Implementasinya?

Ket. Foto : salah satu truk pengangkut sampah di Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro. Gambar diambil, Jumat (20/08/2021) di Kota Metro

Kota Metro, Lampung – Beritainvestigasi.com. Dugaan adanya penyelewengan anggaran tahun 2021 di Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro, Lampung, mendapat sorotan tajam dari LSM Pembinaan Rakyat Lampung (PRL).

Sekretaris Jenderal PRL, Sukardi, S.H, menduga Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro, Eka Irianta, memanfaatkan jabatannya untuk “bermain-main” pada anggaran tahun 2021 di Dinas yang dipimpinnya.

Pasalnya, data yang kami peroleh bahwa untuk paket pekerjaan belanja pemeliharaan dan pajak kendaraan dinas operasional lapangan sebanyak 36 unit, nilai pagu : Rp.1.270.440.900 (satu miliar dua ratus tujuh puluh juta empat ratus empat puluh ribu sembilan ratus rupiah), tidak terlihat implementasi pekerjaan tersebut dilapangan.

” Kita sudah lihat di lapangan, mana yang dipelihara/dirawat, truk-truk sampah di Kota Metro tidak ada perubahan,” ujar Sukardi kepada awak media, Jumat (20/08/2021).

Ket. Foto : salah satu truk pengangkut sampah di Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro. Gambar diambil, Jumat (20/08/2021) di Kota Metro

Dalam sambungan seluler tersebut, Sukardi juga memaparkan, rincian pagu tersebut diatas harus dilaksanakan seperti apa yang tertera di Kode RUP : 29295347, yaitu pemeliharaan. Bukan untuk hal lainnya, apalagi untuk beli BBM, karena mata anggaran untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah tertuang pada Kode RUP : 24757159.

” Sudah ada item dan biaya masing-masing, tidak bisa untuk BBM diambil dari biaya pemeliharaan,” katanya.

Sukardi juga merasa heran dengan adanya Recofusing sebesar 300 juta yang dipotong dari biaya perawatan.

” Truk-truk sampah maupun mobil Dinas Lingkungan Hidup di lapangan harusnya benar-benar layak pakai dan mendapat perhatian khusus, karena ini menyangkut keselamatan di jalan raya dan juga pelayanan kepada masyarakat dalam hal pengangkutan sampah. Besar sekali pemotongannya,” ucap Sukardi.

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro, Eka Irianta, saat dikonfirmasi terkait biaya pemeliharaan kendaraan dinas di lapangan sebanyak 36 unit dengan pagu Rp. 1.270.440.900,-, menjelaskan, bahwa untuk pemeliharan hanya sekitar 200 juta.

” Untuk minyak BBM per bulan 60 jt, kena recofusing 300 jt, jadi hanya ada sisa unt pemeliharaan sekitar 200 jt, posisi sekarang habis,” ucap Eka dalam pesan WhatsApp kepada media ini, Jumat pagi (20/08/2021).

Dijelaskannya, penggunaan anggaran itu saat ini seperti itu. Termasuk BBM, 60 jt per Bulan, total 1 tahun 720, untuk sekarang anggaran BBM tersebar anggarannya, di Sekretariat BBM, mobil dinas kantor dan motor dinas, di TPA BBM alat berat dan mobil di TPA, itu perintah dari perencanaan awal tahun.

” Kalau tahun sebelumnya, BBM dikumpulkan jadi satu.
Kalau semua itu untuk pemeliharaan, tahun boleh tua tapi body baru mesin jos,” tutup Eka.  (Tr/Ws)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed