Bupati Simalungun Paparkan Permohonan Perbaikan Jalan ke Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR

Simalungun, Sumut3018 Dilihat

Simalungun, Sumut – Beritainvestigsi.com. Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga, didampingi Kadis PU Bina Marga, Hotbinson Damanik, datang memenuhi undangan Direktur Jendral (Dirjen) Bina Marga Kementerian PUPR guna berkoordinasi mengenai penanganan infrastruktur jalan di Kabupaten Simalungun, Kamis (09/06/2022).

Kehadiran Bupati Simalungun bersama Kadis PU disambut Head Of Subnational Road Sibdirectore Kementerian PUPR, Fathurrahman dan Kepala Pusat Fasilitasi Infrastruktur Jalan Daerah, Krisno Wayona, di ruang kerja Dirjen Bina Marga, Jakarta.

Dalam kunjungannya, Bupati menyampaikan paparan kondisi infrastruktur jalan strategi di Simalungun, khususnya sentra produksi pertanian dan KSPN Danau Toba, sebagai tindak lanjut dari proposal usulan perbaikan jalan yang sudah disampaikan kepada Kementerian PUPR sebelumnya.

Dalam paparannya Bupati menyampaikan, pada dasarnya Kabupaten Simalungun memiliki potensi yang sangat luar biasa, baik potensi pertanian holtikultura, hingga potensi wisata. Lebih rinci dijelaskan, potensi hasil pertanian seperti jahe, jeruk, padi dan holtikultura lainnya, mampu mendominasi pasar di Sumatera Utara.

Begitu juga dengan potensi wisata, lanjut Bupati, sangat prospek untuk dikembangkan dan disinergikan dengan Program Pemerintah Pusat yakni KSPN Danau Toba. Apalagi, bila seluruh jalan di pesisir pantai Danau Toba Simalungun, bisa terkoneksi dengan baik, maka pesisir pantai Danau Toba yang berada di Kabupaten Simalungun tidak kalah indah dengan daerah lainnya.

Dalam pengakuannya dikatakannya bahwa, potensi pada sektor pertanian dan wisata di Simalungun, selama ini belum maksimal yang disebabkan sarana pendukung khususnya infrastruktur jalan belum secara keseluruhan baik dan masih banyak kondisi rusak.

Untuk itu, Pemkab Simalungun sangat memerlukan dukungan dari Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR.

“Ada sekitar 1.028 Kilometer, kondisi jalan rusak berat di Simalungun. Yang Sebahagiannya sudah kami lakukan penanganan dengan cara swadaya masyarakat yakni Marharoan Bolon. Namun itu belum maksimal, hanya sekedar layak pakai.

“Jadi untuk perbaikan, kami membutuhkan dukungan Kementerian PUPR,” pinta Bupati.

Bupati mengungkapkan, dalam hal konektivitas atau terintegrasinya jalan-jalan penghubung daerah wisata, titik ruas jalan yang perlu dan segera dilakukan penanganan sebagaimana dengan ajuan proposal yang telah disampaikan, yakni perbaikan jalan tembus Simpang Bage-Haranggaol-Tigaras-Sipolha sepanjang 50 Kilometer.

Lanjutnya, jalan tersebut, merupakan jalan lingkar dalam pesisir Danau Toba Simalungun. Selain itu, perbaikan jalan di dalam Kota Parapat.

“Simalungun memiliki pesisir pantai terpanjang di Kawasan Danau Toba. Bila jalan penghubung wisata di pesisir pantai diperbaiki maksimal, sudah tentu akan mendukung program KSPN Danau Toba,” jelas Bupati.

Selanjutnya, selain jalan penghubung daerah wisata, perbaikan jalan di sentra- sentra pertanian di Kabupaten Simalungun juga sangat diperlukan.

“Ke depan kami bersedia dengan intens melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah pusat, khususnya Kementerian PUPR, Ini semua untuk kepentingan masyarakat. Bila infrastruktur jalan di sentra-sentra pertanian baik, maka ekonomi masyarakat akan semakin meningkat. Dan harapan kami, dukungan yang diberikan Kementerian PUPR bisa direalisasikan,” harap Bupati.

Menyikapi paparan dan permintaan Bupati Simalungun tersebut, Head Of Subnational Road Sibdirectore Kementerian PUPR, Fathurrahman dan Kepala Pusat Fasilitasi Infrastruktur Jalan Daerah, Krisno Wayona, mengaku akan segera menindaklanjutinya.(Gunawan. S,/Info/Red)

Editor : Wesly (Asesor Sertifikasi Kompetensi Wartawan/SKW).


Catatan : Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dengan menggunakan Hak Jawab sebagaimana diatur dalam UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *