oleh

Ciutan Pedagang pasar ke Anggota DPRD Bintan, Ngeluh dagangannya sepi, Pengelola diminta tertibkan pedagang liar

 

Ket photo : Sekretaris Komisi 1 DPRD Hasriawadi saat berdiskusi dengan pengelola pasar di Barek motor kijang

Bintan-BeritaInvestigasi.Com Beberapa pedagang pasar tradisional Barek motor kijang mengeluh akibat dagangan nya sepi” Kamis (12/8). Keluhan tersebut disampaikan kepada Sekretaris Komisi 1 DPRD Bintan pada saat kegiatan pembagian masker di pasar Barek motor kijang.

“Pasar ini ramai yang dagang, prinsip nya saya tidak ada masalah,saat pagi hingga siang hari. Namun Selain sepi akibat kondisi Pandemi Covid-19, banyak para pedagang yang justru bukan warga Tempatan, warga luar yang menempatkan dagangannya di area pasar.  Kita berharap pengelola pasar Barek motor dapat menertibkan para pedagang liar dari luar Bintan,” Ujar Gultom.

Sekretaris Komisi 1 DPRD Kabupaten Bintan Hasriawadi menyampaikan keluhan pedagang  mesti kita dengar, karena mereka la yang setiap hari berada di pasar. Dirinya menyadari, semenjak Pandemi wabah Covid-19 melanda sejumlah daerah termasuk Bintan, jeritan pedagang dan masyarakat menjadi atensi khusus dirinya, untuk terus kita sampaikan kepada dinas terkait dan Pemkab Bintan.

Ket photo: Hasriawadi saat mendengar keluhan masyarakat di Pasar Barek Motor Kijang

” Kita menyadari disaat seperti ini setiap orang berusaha mencoba berjualan dimaanapun mereka berada, adalah mengais rejeki. Namun regulasi dan aturanya mesti di siapkan oleh pengelola, agar para pedagang kita khusunya di Bintan timur tidak mengeluh,” Ujarnya.

Hasriawadi mengatakan pada saat pembagian masker dirinya tak menapik banyak sekali keluhan pedagang pasar karena wilayah yang harus nya menjadi lokasi parkir, dijadikan lapak berjualan. Sehingga proses penertiban para pedagang dan pembeli agak terganggu sehingga lokasi tersebut agak sempit dan rawan kemacetan.

“Kita menyadari pasar Barek motor pusat pasar masyarakat yang cukup ramai jika pagi hari. Bagi masyarakat yang memenuhi kebutuhan sehari-hari jika tidak ke Barek motor maka mereka ke pasar berdikari kijang. Kita berharap, dari pengelola dapat memberikan ruang berupa regulasi tata kelola para pedagang yang berjualan.  Nah jika itu semua sudah tertib, maka pedagang juga harus menjaga kebersihan, ketertiban dan yang paling penting kesehatan, prokes harus tetap di jaga,” Ujarnya. (It/Red)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed