
Pematangsiantar, Beritainvestigasi.com – Tiga rumah tidak layak huni milik warga Kota Pematangsiantar akan mulai dibangun pada awal November 2026 melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang dikelola Forum TJSLP bersama PT Bank Sumut Koordinator Cabang Pematangsiantar. Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi meninjau langsung rumah-rumah tersebut, Rabu (28/10/2026).
Wesly datang bersama Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi dan Ketua Forum TJSLP Pematangsiantar Gabriel Pandiangan.
Mereka mengunjungi rumah milik Jerry Tankuju di Jalan Batu Permata Raya, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari. Dua rumah lainnya milik Herianto di Jalan Tangki, Kelurahan Naga Pitu, Kecamatan Siantar Martoba, dan Nurlaili Panjaitan di Jalan Sibiak, Kelurahan Tong Marimbun, Kecamatan Siantar Marimbun.
Wesly menyampaikan kepada para pemilik rumah bahwa pembangunan akan dikerjakan dengan dana CSR PT Bank Sumut.
“Ini rumah Ibu akan dibangun, melalui program CSR dari PT Bank Sumut Perwakilan Kota Pematangsiantar. Jadi rumah Ibu akan dibangun dengan atap yang bagus sehingga menjadi tempat berteduh yang nyaman,” kata Wesly.
Selama pembangunan berlangsung, para penghuni akan mendapat hunian sementara. Wesly menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Sitanggang beserta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menyediakannya.
“Nanti Oppung dan keluarga akan ditempatkan di rumah sementara sembari menunggu rumahnya selesai dibangun,” sebut Wesly.
Ia juga meminta Sekda dan OPD membantu melengkapi berkas administrasi yang masih kurang, termasuk yang berkaitan dengan kependudukan dan perlindungan sosial (Perlinsos).
Wesly menyebut pembangunan ditargetkan rampung sebelum perayaan Natal dan Tahun Baru. Dengan begitu, kata dia, para pemilik rumah dapat menempati hunian yang layak pada momen tersebut.
“Oppung dan keluarga bisalah merayakan Natal dengan kondisi yang nyaman,” tukas Wesly.
Di rumah Jerry Tankuju, Oppung Mery Sijabat, mertua Jerry, menyampaikan terima kasih dengan suara bergetar dan air mata menetes. Menurut keluarga, rumah itu sudah bertahun-tahun dalam kondisi memprihatinkan.
Mery berharap pembangunan segera dimulai agar rumah menjadi lebih layak dan nyaman. Jerry memaparkan kondisi rumah mereka.
“Atap bocor, dinding papan yang lapuk, serta kamar mandi dan sumur tidak memadai. Bahkan, karena keterbatasan ruang, ada penghuni rumah terpaksa tidur di lantai beralaskan matras,” terang Jerry.
“Kami bersyukur. Puji Tuhan, doa saya akhirnya dijawab,” sambungnya.
Penerimaan serupa terlihat saat rombongan mengunjungi rumah Herianto dan Nurlaili Panjaitan, yang juga tampak meneteskan air mata haru.
Dalam kunjungan itu, Wesly dan Ny Liswati turut menyerahkan bantuan sembako berupa beras, telur, minyak goreng, gula pasir, dan mi instan, serta kebutuhan pokok lainnya.
Rombongan pejabat yang ikut mendampingi antara lain Sekda Junaedi Antonius Sitanggang; Kepala Bappeda Sofie Megawaty Saragih; Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Robert Sitanggang; Kepala Disdukcapil Sudarsono Darwin Tamba Sipayung; Kepala Dinsos P3A Agustina Bulan Lasma Sihombing; serta Kepala Dinas KoperindagUKM Herbet Aruan.
Hadir pula Kepala Bank Sumut Koordinator Pematangsiantar Subhan Pardosi; Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Uli Ilal Mahdi Nasution dan Ketua HIPMI Pematangsiantar Claudia B Pardede.
Dari unsur kecamatan dan kelurahan, turut hadir Camat Siantar Sitalasari Suradi, Camat Siantar Martoba Saut Parlindungan Sinaga, Camat Siantar Marimbun Alexsandro Siahaan, Lurah Bah Kapul Sutan Martua Hasibuan, Lurah Naga Pitu Ricardo Napitu, dan Lurah Tong Marimbun Tumbur A Pardede. (*)









