
Tanjungpinang-BeritaInvestigasi.Com,Terkait keberadaan Alfamart dan Indomaret yang dikhawatirkan akan berekspansi di Kota Tanjungpinang, hal tersebut mendapatkan perhatian khusus dari Legislator Provinsi Kepulauan Riau (DPRD Provinsi Kepri) Lis Darmansyah,” Rabu (15/9).
Lis Darmansyah yang merupakan legislator dapil Tanjungpinang meminta kepada Pemerintah Daerah di Tanjungpinang untuk memperhatikan usaha-usaha kecil jika Indomaret & Alfamart akan masuk.
“Dari dulu sebenarnya mereka (Alfamart dan Indomaret mau masuk, Jaman saya Walikota mereka mau masuk tetapi memang saya tidak berikan izin. Artinya kalau mereka sampai masuk, retail-retail seperti itu maka pelaku-pelaku usaha kecil akan mati,” jelasnya.

Ia berpandangan pembangunan retail-retail itu harus memperhatikan jumlah penduduk di suatu daerah. Kota Tanjungpinang belum siap dengan kehadiran retail-retail nasional.
“Jadi saya minta kalau bisa jangan masuk ke Wilayah Tanjungpinang, karena akan membunuh pasar-pasar tradisional bahkan hingga UMKM, karena ada ketentuan retail-retail dengan jumlah penduduknya. Kemudian tidak boleh monopoli,” ujarnya.
Kemudian ia menambahkan bahwa gerai-gerai retail belum tentu memprioritaskan putra-putri daerah dalam kesempatan kerja.
“Kalau berbicara tenaga kerja belum tentu dia ambil dari dalam daerah, paling karyawannya itu 3-5 orang. Sekarang yang kita perlu perhatikan di masa pandemi ini untuk menghidupkan pelaku-pelaku usaha kecil yang jumlahnya sangat besar,” jelasnya.
Kemudian ia berpesan biarlah di Tanjung pinang pelaku usahanya tetap pelaku usaha tradisional. Supaya menyelamatkan banyak perut. (BD/Red))













Saya berpendapat yg sama dgn pak Lis jangan beri kesempatan buat ritel yg nasional karena akan membunuh pengusaha ritel kecil kalau boleh bahkan dinas perdagangan memfasilitasi untuk pelatihan dan permodalan menuju ritel modern, bersama sama dgn Kadin tg pinang dari UMKM