
Kampar, Riau- Beritainvestigasi.com Hampir 3 (tiga) Minggu lamanya pasca peristiwa tragis yang menimpa almarhum HAS (30 tahun) yang menjadi korban pembunuhan sadis yang disertai aksi gorok dan bakar oleh pelaku, namun, hingga berita ini tayang belum ada titik terangnya. Pasca kejadian, Polisi telah turun ke TKP dan melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya Jasad Heri Aprianus Saragih, S.Pd (30) yang pertama kali diketemukan Jasadnya, di Jalan Perkebunan kelapa Sawit di Desa Kasikan, Kecamatan Tapung Hulu, Kampar, Riau pada Jumat (29/11/2024) sore lalu.
Laporan resminya telah dilayangkan Pihak korban dan Ormas DPC dan PAC PEMUDA BATAK BERSATU (PBB) setempat ke Polsek Tapung Hulu / Polres Kampar /Polda Riau. Namun, Pihak keluarga korban belum mendapatkan informasi tentang pengungkapan atau penangkapan pelaku.
Charles Saragih, adik Korban, mengatakan bahwa belum ada informasi dari pihak Kepolisian setempat.
“Belum tau. Bagaimana Saya tau,” katanya kepada awak media Senin (16/12/2024).
Charles dan Keluarga Korban sangat berharap agar Pelaku segera ditangkap. Tetapi, komunikasi langsung putus saat Tribunpekanbaru.com menanyakan keseharian korban sebelum terbunuh.
“Jaringan disini nggak bagus bang,” balasnya.
Sebelumnya, pihak Kepolisian setempat dikabarkan telah berhasil menangkap Pelaku di wilayah Sumatera Utara pada Minggu (15/12/2024) kemarin. Tetapi, pihak Polres Kampar belum memberi keterangan resmi terkait hal itu. Informasi yang berhasil dirangkum Media bahwa Korban merupakan seorang Guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 021 Senama Nenek, Kecamatan Tapung Hulu. Dimana, saat kejadian, Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di TKP, pada Jumat (29/11/2024) lalu.
Korban adalah warga Dusun III Kasikan RT 012 /RW. 002 Desa Kasikan. Istrinya bernama Rasmi br.Siburian dan Punya anak Satu yang masih berusia 1 tahun. Terdapat luka bakar dan di lehernya robek, diduga digorok. Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Satreskrim Polres) Kampar, AKP. Elvin Septian Akbar tak menampik kabar tersebut. Ia menyatakan akan ada keterangan resmi.
“Tunggu rilis ya,” Jawab Kasat singkat melalui pesan WhatsApp kepada awak media saat dikonfirmasi pada Senin (16/12/2024).
Terpisah, AKP Elvin juga saat dikonfirmasi awak media Beritainvestigasi.com terkait kasus tersebut, belum merespon, meski sudah di Chat dan ditelpon berulangkali via sambungan Whatsapp pribadinya, Rabu (18/12/2024) siang. (H.Sihombing)















