Peringati Harlah Pancasila 2023, Bupati Rohul : Pancasila Merupakan Bintang Penuntun dan Pemersatu Bangsa

Rokan Hulu, Riau – Beritainvestigasi.com. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) menggelar Upacara Peringatan Hari Lahirnya (Harlah) Pancasila.

Berdasarkan Surat Edaran resmi dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menyebutkan bahwa, peringatan Hari Lahir Pancasila setiap tahunnya wajib dilaksanakan. Berdasarkan Keppres No.24 tahun 2016 yang menyatakan tanggal 1 Juni merupakan hari penting Nasional. Maka secara Nasional wajib memperingatinya. Tahun ini Pemkab Rohul melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Bupati Rohul, Kamis (01/06/2023) pagi.

Tahun 2023 ini mengangkat Tema “Gotong Royong Membangun Peradaban dan Pertumbuhan Global” dengan Tagline : Aktualisasi Pancasila Energi Pertumbuhan Global.

Bupati Rohul, H. Sukiman memimpin upacara diikuti para Peserta upacara, yakni : TNI/POLRI, Satpol PP, Seluruh Pegawai di lingkup Pemda Rohul, Guru/Kepala Sekolah, Ormas/OKP, Siswa/i SMP, SMA/SMK di Rohul.

Upacara juga dihadiri oleh Wakil Bupati Rohul, H. Indra Gunawan, unsur Forkopimda, Sekda Rohul, Muhammad Zaki SSTP, M.Si, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, H. Syofwan, S.Sos, LAMR Rohul, beserta Kepala OPD lainnya.

Bupati Rohul membacakan amanat dari Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo yang menyatakan bahwa, Pancasila dan nilai-nilai yang dikandungnya merupakan falsafah dasar, pandangan hidup Bangsa, dasar Negara, ideologi, kekuatan pemersatu Bangsa, dan sumber segala sumber hukum Negara.

“Pancasila sebagai dasar dan ideologi Negara, merupakan meja statis yang
menyatukan berbagai keragaman yang ada, sekaligus sebagai bintang penuntun (Leitstar) dinamis yang memandu kehidupan Bangsa agar sesuai dengan cita-cita pendirian Negara, mewujudkan masyarakat Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” ujar Bupati.

Sukiman menjelaskan, hari lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni, memiliki makna bagi Rakyat dan Bangsa Indonesia, tidak hanya menjunjung tinggi Pancasila sebagai Dasar Negara ataupun tujuan berbangsa, namun, turut menjadikan Pancasila sebagai pegangan dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila bukan hanya untuk dibaca dan didengar namun harus dipraktikkan dan diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga nilai-nilai Pancasila akan tertanam di dalam hati seluruh Bangsa Indonesia.

“Keberadaan Pancasila merupakan
anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa untuk Bangsa Indonesia. pengamalan nilai-nilai Pancasila merupakan perwujudan rasa cinta kepada tanah air sehingga dapat membangun bangsa dan Negara yang lebih baik. Nilai-nilai Pancasila dapat diamalkan dalam bentuk sederhana, seperti saling menghargai, bekerja sama dan saling menghormati. Berkat Pancasila dengan nilai- nilai inklusivitas, toleransi dan gotong royong, keberagaman yang ada menjadi berkah yang dirajut dalam identitas Nasional Bhinneka Tunggal Ika,” jelasnya.

Lebih lanjut Sukiman menambahkan, saat ini Bangsa Indonesia telah berhasil melewati masa kritis pandemi Covid-19. Hal ini membuktikan kekuatan Pancasila dan kekuatan Bangsa Indonesia.

“Ke depan, Kita akan mewujudkan Indonesia emas 2045 dan impian Indonesia 2085, yaitu menjadi Bangsa yang memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang kecerdasannya mengungguli Bangsa-bangsa lain di dunia, menjunjung tinggi pluralisme, berbudaya, religius dan menjunjung tinggi nilai-nilai etika. Menjadi pusat pendidikan, teknologi dan peradaban dunia, Masyarakat dan Penyelenggara Negara yang bebas dari perilaku korupsi. Terbangunnya infrastruktur yang merata di seluruh Indonesia ; menjadi Negara yang mandiri dan Negara yang paling berpengaruh di Asia Pasifik dan Indonesia menjadi barometer pertumbuhan ekonomi dunia,” papar Sukiman.

Kemudian, lanjut Sukiman, jelang Perhelatan Pesta Pemilu 2024 tidak lepas dari nilai-nilai Pancasila yang mengedepankan musyawarah dan perwujudan demokrasi di Indonesia. Sukiman mengajak seluruh Peserta Upacara untuk bersama- sama mensukseskan Pemilu 2024 mendatang.

“Tahun depan Kita juga akan menghadapi pesta demokrasi serentak melalui penyelenggaraan pemilihan umum 2024. Untuk itu, Saya mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama menyukseskan Pemilu yang jujur, aman dan damai. Kita harus menjaga kerukunan dan keutuhan untuk menciptakan suasana yang kondusif sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila,” harap Sukiman.

Kepada Generasi Muda, Sukiman menyampaikan bahwa, komponen Bangsa harus menyadari pentingnya membangun karakter Bangsa yang bersendikan nilai-nilai Pancasila. Bahwa nilai-nilai Pancasila dan Nasionalisme harus terus dibangun dan diwariskan kepada generasi selanjutnya.

“Semoga melalui peringatan hari lahir pancasila tanggal 1 juni 2023 ini dapat lebih meningkatkan kinerja, membuat prestasi, membuat terobosan dan menumbuhkan pembaharuan di tahun 2023 dan di tahun-tahun yang akan datang,” tandas Sukiman.

Sementara itu, Penanggung Jawab kegiatan upacara, Plt. Kesbangpol Rohul, Irvandri, S.Sos, M.IP mengatakan, upacara ini dilaksanakan dengan mengikutsertakan elemen Masyarakat, seperti Ormas/OKP, Siswa SMP dan SMA dengan tujuan untuk menumbuh kembangkan makna yang terkandung dalam Pancasila.

“Dengan banyaknya elemen Masyarakat dan Siswa yang hadir, semoga dapat memaknai semua butir-butir Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” sebut Irvandri.

Irvandri mengatakan  upaya yang dilakukan oleh pihaknya untuk menanamkan nilai -nilai Pancasila, diantaranya memberikan Sosialisasi 4 pilar berbangsa dan bernegara yakni: Pancasila, UUD 1945, Bhineka tunggal Ika dan NKRI.

Terpantau, Petugas upacara pada Peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat Kabupaten Rokan Hulu, bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Bupati Rohul, H. Sukiman, Perwira Upacara, Kasat Binmas Polres Rohul, AKP Hermawan, S.H, Komandan Upacara dari Koramil 10 Kunto Darussalam, Kapt. Inf. Rini Paslah S.Pdi, Pengucap Teks Pembukaan UUD 1945, Nurmaini, S.Sos.


Catatan : Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dengan menggunakan Hak Jawab sebagaimana diatur dalam UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *