oleh

Petani Menjerit Akibat Harga Sawit Anjlok, Gubri Kirim Surat ke Presiden RI

-Pekanbaru, Riau-992 Dilihat

Pekanbaru, Riau – Beritainvestigasi.com. Harga Buah Kelapa Sawit Petani di Riau terus turun, akibatnya Para Petani menjerit.

Menyikapi hal tersebut, Gubernur Riau, Syamsuar akan mengirim surat kepada Presiden RI, Ir.H.Joko Widodo terkait anjloknya harga sawit petani yang terus mengalami penurunan pasca pencabutan larangan ekspor Crude Palm Oil (CPO) oleh pemerintah beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Zulfadli mengatakan, surat tersebut berdasarkan hasil pertemuan Gubernur se-Sumatera di Pekanbaru beberapa waktu lalu.

“Pak Gubernur segera mengirim surat kepada Pak Presiden, agar memperhatikan soal harga sawit yang belum juga membaik. Surat yang segera dikirim Gubri ke Presiden itu berdasarkan hasil rapat/pertemuan Gubernur se-Sumatera beberapa hari yang lalu,” kata Zulfadli kepada Wartawan, Minggu (03/07/2022).

Zulfadli mengatakan bahwa, Pemprov Riau tak pernah tinggal diam atas anjloknya harga sawit petani di Riau.

“Salah satu hal yang diperjuangkan pak Gubernur saat pertemuan Gubernur se-Sumatera beberapa hari lalu adalah bagaimana agar harga sawit naik lagi. Aspirasi itu disampaikan langsung di depan Wakil Mendagri yang hadir dalam pertemuan itu,” sebutnya seperti dikutip dari mediacenterriau.

Upaya lain untuk memperjuangkan harga sawit petani adalah mendorong kepala daerah di Riau untuk memfasilitasi petani agar bermitra dengan perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS).

“Pak Gubernur terus melakukan berbagai upaya, termasuk mendorong semua petani sawit agar melakukan kemitraan dengan PKS dan Gubernur juga meminta Pemerintah Kab/Kota untuk membantu Para Petani Sawit”, terang Zulfadli.   (Hendron Sihombing).

Editor : Wesly (Asesor Sertifikasi Kompetensi Wartawan/SKW).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.