Ketapang, Kalbar — Beritainvestigasi.com. Pernyataan seorang oknum lawyer, Jakaria Irawan, yang mengkritik kepemimpinan Bupati Ketapang menuai sorotan dari berbagai kalangan masyarakat. Kritik tersebut dinilai tidak profesional dan cenderung berlebihan.
Dalam pernyataannya, Jakariwan mengklaim bahwa Bupati Ketapang tidak memiliki kepedulian terhadap masyarakat. Ia bahkan menyebut sejumlah kebijakan yang diambil tidak berpihak pada kepentingan warga.
Namun di sisi lain, sejumlah elemen masyarakat justru menyayangkan cara penyampaian kritik tersebut. Mereka menilai tudingan yang dilontarkan terlalu negatif dan terkesan tidak beretika, sehingga berpotensi menyesatkan opini publik.
Beberapa tokoh masyarakat mengungkapkan bahwa selama lebih dari satu tahun kepemimpinan Bupati Alexander Wilyo bersama Wakil Bupati Jamhuri Amir, telah banyak perubahan yang dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Berbagai program pembangunan dan pelayanan publik dinilai menunjukkan perbaikan yang signifikan.
“Pak Alex dikenal sangat dekat dengan masyarakat. Banyak waktu beliau dihabiskan untuk turun langsung ke lapangan, mendengar keluhan warga, dan berupaya merealisasikan harapan masyarakat,” ujar salah satu tokoh masyarakat.
Masyarakat juga menilai bahwa pendekatan yang dilakukan oleh Bupati Alex mencerminkan kepemimpinan yang terbuka dan responsif terhadap kebutuhan rakyat.
Seiring polemik ini, masyarakat menghimbau agar kritik yang disampaikan kepada pemimpin daerah dilakukan secara profesional dan konstruktif. Kritik diharapkan tidak sekadar mencari kesalahan atau menggiring opini negatif, melainkan disertai dengan saran dan solusi yang membangun.
Dengan demikian, diharapkan sinergi antara masyarakat dan pemerintah daerah dapat terus terjaga demi mewujudkan harapan bersama serta kemajuan Kabupaten Ketapang.
Vr
Sumber: Tiktok @Jakariairawan














