Bupati, Dorong Festival Seni dan Budaya Rutin di Ujung Kukar

Kutai Kartanegara, Kaltim – Beritainvestigasi.com. Kegiatan UMKM Usaha Mikro,Kecil dan Menengah (UMKM) bertajuk ” Festival Tari Pedalaman” diselenggarakan di Desa Perdana, Kecamatan Kembang Janggut, Kukar.

Dinas Pariwisata, Muspika dan para Kepala Desa se-Kecamatan Kembang Janggut turut hadir merayakan pembukaan festival, pada Rabu (22/11/2023).

Mewakili Bupati Kutai Kartanegara, Edy Damansyah yang berhalangan hadir, Kabid Dispar (Dinas Pariwisata Kukar), Drs. Triyatma dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Panitia Penyelenggara, Camat dan Kepala Desa yang telah mensukseskan festival seni budaya “Festival Tari Pedalaman”

Mengawali sambutannya, atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Triyatma  menyampaikan terima kasih kepada Panitia Penyelenggara dan Pemerintah Desa Perdana atas terselenggaranya kegiatan yang ramai ini.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Kecamatan Kembang Janggut sangat kaya akan potensi alam serta budayanya sehingga pelaksanaan Event Festival Tari Pedalaman ini sangatlah tepat dikembangkan,” ujarnya.

Edy juga menghimbau agar event yang berlangsung selama 5 hari tersebut, tetap dilestarikan dan diadakan rutin setiap tahun agar menjadi sebuah icon yang bisa menambah edukasi, ekonomi dan hiburan bagi masyarakat khususnya Kembang Janggut serta Kukar pada umumnya.

Ia pun berharap agar Pemerintah Desa bersama komunitas, bernisiasi saling mendorong untuk mengoptimalkan potensi wisata dan kuliner melalui karya dan konten yang ada

“Saya melihat potensi wisata di Kecamatan Kembang Janggut ini sangat besar terutama keindahan alam dan budayanya  tinggal kita olah menjadi sebuah daya tarik agar bisa dikunjungi oleh wisatawan. Kita mendorong agar inisiatif itu datang dan tumbuh dari masyarakat karena akan lebih bertahan kelangsungannya dibandingkan yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara,” katanya.

Event ini juga merupakan bagian dari program dedikasi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara yaitu Kukar Kaya Festival (K3F) dimana salah satu sasarannya adalah akan membawa sebuah festival yang berstandar diantaranya adalah waktu pelaksanaan yang tetap atau pasti setiap tahunnya pelaksana atau penanggung jawabnya juga tetap selama 3 sampai 5 hari

“Saya yakin untuk hadir pada event seperti ini wisatawan pasti lebih dari sehari dan harus menginap ini tentunya perlu ditunjang dengan penginapan atau homestay serta destinasi wisata di sekitar Desa Perdana dan disiapkan sebagai produk ekonomi kreatif subsektor kriya berupa souvenir atau cenderamata maupun kuliner khas di sini juga perlu kerjasama antar desa guna paket terpadu untuk wisatawan yang datang ke festival seperti ini,” jelas Triyatma.

“Sekali lagi saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi Kepada Desa Perdana dan masyarakat Kembang Janggut secara umum yang menunjukkan kebersamaan yang luar biasa karena terselenggaranya event ini saya juga mengingatkan untuk melibatkan komunitas pada pelaksanaan event seperti ini pasti akan sangat membantu baik di sisi konten promosi dan terima kasih kepada komunitas yang sudah secara sukarela mendampingi event seperti ini sekalipun di ujung wilayah Kukar untuk itu kepada seluruh elemen masyarakat mari kita secara bersama-sama agar menjadikan event ini sebagai salah satu event unggulan di Kecamatan Kembang Janggut dan di Kabupaten Kukar umumnya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *