Probolinggo, Jawa Timur— Beritainvestigasi.com// Polres Probolinggo Kota memberikan apresiasi resmi kepada 10 personel terbaiknya dalam apel penghargaan di Lapangan Mapolres Probolinggo Kota, Senin (28/9/2026). Langkah ini menjadi bentuk penguatan budaya kerja positif sekaligus komitmen institusi dalam menghadirkan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.
Dipimpin langsung oleh Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri, S.I.K., M.I.K., apel pagi yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut turut dihadiri Wakapolres Kompol Wiwin Rusli, S.H., M.H., pejabat utama, para Kapolsek jajaran, hingga jajaran anggota Polri dan PNS.
Penghargaan diberikan kepada 10 personel dari lintas fungsi atas kontribusi nyata mereka membawa Polres Probolinggo Kota meraih penghargaan predikat Pelayanan Publik Prima Kategori A dalam pemantauan PEKPPP Mandiri.
Adapun jajaran penerima penghargaan tersebut yakni:
- Kompol Faruk Mustafa Kamil, A.Md. (Kabagren)
– Aiptu Mukhammad Muzayyin, S.H. (Ps Paur Subbagstrajemen Bagren)
– Brigpol Eko Wahyu Wijayanto (Bamin Satlantas)
– Brigpol Bella Mawardi, S.H. (Bamin Satresnarkoba)
– Briptu Galih Al Ayyubi, S.H. (Bamin Satreskrim)
– Briptu Abdur Rahman Wahid, S.H. (Bamin Satres PPA dan PPO)
– Briptu Kujang Prawira Budiman (Bamin SPKT)-
Briptu Ahmad Hidayatulloh Rohman (Bamin Sattahti)
– Bripda Muhammad Tegar Yudistira Rianto (Bamin Bagren)
– Bripda Dwi Rukmawarni (Bamin Satintelkam)
Dalam amanatnya, AKBP Rico Yumasri menegaskan bahwa pemberian penghargaan ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan wujud nyata pengakuan pimpinan terhadap integritas dan dedikasi tinggi para anggota di lapangan.
“Penghargaan ini adalah komitmen nyata untuk mengapresiasi kinerja dan dedikasi anggota. Saya berharap ini menjadi pemantik motivasi untuk terus berkembang dan menularkan semangat positif kepada rekan-rekan lainnya,” ujar Kapolres.
Lebih jauh, Kapolres juga menekankan pentingnya menjaga integritas serta soliditas di setiap lini fungsi. Hal ini selaras dengan langkah Polres Probolinggo Kota yang tengah gencar membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
“Kita harus terus mengikis budaya koruptif tanpa toleransi. Keberhasilan menghadirkan pelayanan yang bersih, transparan, dan akuntabel membutuhkan kerja keras bersama. Mari kita pertahankan integritas ini demi pelayanan terbaik untuk masyarakat,” pungkasnya.(IRF/RED)















