Bantu Pemkab , HMKB Kumpulkan Donasi Terdampak Covid

Karimun2650 Dilihat

Karimun – Beritainvestigasi.com. Kecamatan Buru satu dari 12 kecamatan yang berada di Kabupaten Karimun Kepulauan Riau, kecamatan yang masyarakat nya rata rata hanya bekerja sebagai buruh harian lepas dan sebagian nya lagi nelayan, sempat menjadi kegelisahan masyarakat Kecamatan Buru akibat ada nya pandemik covid19 pemerintah menganjurkan untuk tidak sering beraktivitas di luar rumah, Minggu (19/04/2020).

“kami bukan tidak mau atau bandel dengan anjuran pemerintah, tetapi ya begini lah kondisi kami, kalau kami tidak keluar dan melaut kami mau makan apa..?” Ucap salah satu warga kecamatan buru kepada awak media.

Mendengar keluhan ini sekumpulan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Kecamatan Buru (HMKB) berinisiatif untuk mengumpulkan donasi guna membantu masyarakat yang kehilangan pekerjaan selama masa usaha pemutusan rantai virus covid-19 ini berjalan.

“Donasi ini di kumpulkan melalui ruang lingkup organisasi terlebih dahulu, lantas ada pendapat dari kawan kawan untuk meminta bantuan kepada pengusaha yang mereka pernah bangun relasi sebelum nya” Ucap Suhaima selaku ketua Himpunan Mahasiswa Kecamatan Buru.

Gerakan sosial mereka di sambut baik oleh pengusaha yang mereka kenal tersebut,

“peduli kepada yang membutuhkan saya rasa sangat penting, mungkin bagi kita yang berada, 1kg beras dan 1kg tepung itu kecil tetapi di mata mereka itu sangat berharga, saya sangat salut dengan gerakan kawan kawan mahasiswa Buru yang ingin berbuat untuk membantu orang kampung nya, makanya saya berani mendukung penuh kegiatan mereka ini, ” Ucap salah satu pengusaha yang juga pemegang Klenteng NGO HU Xian KO NIU NIU yang berada di Tanjung Balai Karimun.

Tidak hanya ketua Klenteng tersebut tetapi ada juga pengusaha yang asli Kecamatan Buru yang ikut mendukung kegiatan mereka ini, Agus salah satu Masyarakat Buru yang selalu memberi bantuan kepada masyarakat selain agus ada lagi pengusaha tempatan yang suka mendukung kegiatan mahasiswa dia adalah ayah kandung dari agus tersebut Kisman. Gerakan tersebut pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat.

“kami tidak melihat berapa banyak yang di beri, tapi kami salut dan berterimakasih kepada kawan kawan mahasiswa yang sudah mulai bergerak untuk saling berbagi” Ucap salah satu warga penerima bantuan sembako tersebut.

Gerakan mereka tidak akan berhenti sampai disini akan ada kelanjutan dari gerakan tersebut.

“kami akan terus berusaha untuk mencari orang yang akan mendukung kami dalam gerakan ini karena hari ini kami hanya memberikan 50 paket sembako kepada masyarakat saya rasa masih banyak yang menunggu bantuan lainnya, ” Tutup Suhaima penuh rasa keyakinan.

( Wak Alek )


Catatan : Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dengan menggunakan Hak Jawab sebagaimana diatur dalam UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *