Ketapang,Kalbar – Beritainvestigasi.com. Bupati Ketapang secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) serta sejumlah pejabat administrator, pengawas, dan jajaran manajemen RSUD Pangeran Ratu Kusuma Anom Ketapang dalam prosesi yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Ketapang, Jumat (19/6/2026).
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam melakukan penyegaran birokrasi sekaligus menindaklanjuti hasil seleksi terbuka (open bidding) yang dilaksanakan secara transparan, objektif, dan kompetitif sesuai ketentuan perundang-undangan.
Bupati menegaskan, jabatan bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Karena itu, para pejabat yang baru dilantik diminta menjaga integritas, profesionalisme, serta marwah institusi pemerintah.
“Jika kita tidak menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai amanah, maka dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat. Pelayanan terganggu, hasil kerja pemerintahan menurun, dan citra pemerintah ikut terdampak,” tegas Bupati dalam sambutannya.
ASN Harus Menjadi Pelayan Masyarakat
Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) pada hakikatnya adalah pelayan masyarakat yang harus mengedepankan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi.
Ia mengingatkan para pejabat agar tidak terjebak pada pola pikir yang berorientasi pada keuntungan pribadi, proyek, maupun kepentingan lain yang berpotensi mencederai amanah jabatan.
“Jangan sampai baru mulai bekerja, pikiran sudah mengarah pada kepentingan pribadi. Hilangkan pola pikir seperti itu. Amanah ini harus dijalankan dengan tulus dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Menurut Bupati, dari ribuan ASN yang ada di Kabupaten Ketapang, hanya sebagian kecil yang mendapatkan kesempatan menduduki jabatan strategis. Karena itu, kepercayaan yang diberikan harus dijawab dengan kinerja nyata dan dedikasi tinggi.
Ia juga meminta seluruh pejabat tidak berhitung soal waktu, tenaga, maupun pikiran dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya tidak pernah berhitung soal waktu ketika daerah membutuhkan. Hari libur, malam hari, atau tanggal merah sekalipun, jika ada kepentingan masyarakat dan daerah, saya siap bekerja. Semangat pengabdian seperti ini harus dimiliki seluruh pejabat,” katanya.

Tingkatkan Kompetensi dan Responsivitas
Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Pemkab Ketapang. Menurutnya, kualitas aparatur akan menentukan cepat atau lambatnya roda pemerintahan berjalan.
Ia mendorong para pejabat untuk terus meningkatkan kompetensi melalui berbagai program pengembangan kapasitas, termasuk Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II (Diklatpim II) maupun program peningkatan kompetensi lainnya.
“Kalau kapasitas berpikir dan bertindak lamban, maka pemerintahan juga akan lamban. Sebaliknya, jika aparatur memiliki kemampuan yang baik, cepat, dan responsif, maka pelayanan publik akan semakin efektif,” ungkapnya.
Selain itu, Bupati meminta agar persoalan teknis dapat diselesaikan di tingkat perangkat daerah sesuai kewenangan masing-masing tanpa harus selalu menunggu arahan pimpinan daerah.
Pemimpin Harus Berani Mengambil Keputusan
Dalam penegasan penutupnya, Bupati menyatakan membutuhkan pejabat yang hadir di tengah masyarakat, memahami persoalan yang dihadapi warga, serta memiliki keberanian mengambil keputusan sesuai aturan yang berlaku.
“Jangan hanya mencari zona nyaman. Saya membutuhkan pemimpin yang mau turun ke lapangan, mendengar masyarakat, memahami persoalan, dan berani mengambil keputusan demi kepentingan daerah,” tegasnya.
Ia optimistis seluruh pejabat yang dilantik mampu menjalankan amanah dengan integritas, loyalitas, profesionalisme, dan pengabdian yang tulus demi mewujudkan Kabupaten Ketapang yang maju, mandiri, dan berkeadilan.
Daftar Pejabat Eselon II yang Dilantik
Sejumlah jabatan strategis yang mengalami penyegaran di antaranya:
-Rio Marisa, S.STP., M.M. – Kepala DPMPTSP Kabupaten Ketapang.
-David, S.Kom., M.A.P. – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
-Yudhi Agus Kurniawan, ST. – Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.
-Eko Harfiyanto, ST., M.T. – Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
-Tarsius, S.ST., M.A.P. – Kepala Dinas Perdagangan.
-Pitriyadi, S.Hut., M.Si. – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan.
-Uti Royten, S.Pd., M.MPd. – Kepala Dinas Perhubungan.
-Wahyudin, SE., M.E. – Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah.
-Antonius Bobby, ST., M.A.P. – Kepala BPKAD.
-Remanus Romawi, SE., M.A.P. – Kepala Kesbangpol.
-Nikodimus Erpan, SE., M.A.P. – Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.
-Mintaria, SH., MH. – Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
RSUD Baru Resmi Memiliki Struktur Manajemen
Pelantikan juga menandai penguatan kelembagaan RSUD Pangeran Ratu Kusuma Anom Ketapang sebagai perangkat daerah baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang.
Rumah sakit tersebut dipimpin oleh Ismail, S.KM., M.Kes. sebagai Direktur, didampingi Ryan Borneowanto, S.Kep., Ners., M.E. sebagai Kasi Pelayanan Medis dan Asuhan Keperawatan, Hery Sutanto, S.K.M. sebagai Kasi Penunjang Medis dan Non-Medis, serta Alexander, S.Kep., Ners. sebagai Kasubbag Tata Usaha.
Dengan formasi baru tersebut, Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap pelayanan publik di seluruh sektor, termasuk kesehatan, dapat berjalan lebih cepat, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(Vr)















